logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Puger

Haru di Balik Peluncuran Mobil Cinta, Dini: Program UHC Membuat Kami Merasa Dipeluk Pemerintah

  • 09 Oktober 2026
  • Dibaca 101 Kali
Bagikan Via:
haru-di-balik-peluncuran-mobil-cinta-dini-program-uhc-membuat-kami-merasa-dipeluk-pemerintah-20261010

Haru di Balik Peluncuran Mobil Cinta, Dini: Program UHC Membuat Kami Merasa Dipeluk Pemerintah

JEMBER, 09 OKTOBER 2026 – Suasana haru menyelimuti peluncuran (launching) Mobil Cinta di Rumah Sakit Balung, Kamis 08 Oktober 2026. Dini Sri, salah satu penerima manfaat layanan kesehatan, tak kuasa menyembunyikan rasa harunya saat menceritakan perubahan besar dalam hidupnya sejak hadirnya Program Universal Health Coverage (UHC).

Duduk di kursi roda, Dini menyampaikan kisahnya di hadapan Bupati Jember, Gus Fawait, dan para undangan. Dengan suara lembut dan bergetar menahan haru, ia mengungkapkan betapa beratnya beban yang selama ini harus ditanggung keluarganya ketika menghadapi persoalan kesehatan.

“Saya dan keluarga masih cemas setiap kali ada yang sakit. Biaya pengobatan, perjalanan ke fasilitas kesehatan, hingga perawatan di rumah, semuanya terasa berat. Sejak Program UHC hadir di tengah kami, beban itu perlahan hilang. Saya bisa berobat, mendapatkan perawatan, dan menjalani pemulihan tanpa lagi takut memikirkan biaya. Rasanya seperti dipeluk pemerintah,” tutur Dini.

Baginya, kehadiran program jaminan kesehatan tersebut bukan sekadar memberikan kemudahan dalam mengakses layanan medis, melainkan juga menghadirkan rasa aman bagi keluarga. Kini, kekhawatiran terhadap biaya pengobatan tidak lagi menjadi beban sebesar sebelumnya.

Dini juga menyambut baik kehadiran Mobil Cinta yang dinilainya menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang mengalami keterbatasan mobilitas.

“Hari ini saya duduk di sini dan melihat bahwa pemerintah tidak hanya menyiapkan tempat untuk berobat, tetapi juga datang menjemput kami yang sulit bergerak. Mobil Cinta ini bukan sekadar kendaraan, melainkan bukti bahwa kami tidak sendirian. Sakit bukan berarti kami dilupakan,” ungkapnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Bupati Jember dan seluruh jajaran pemerintah atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Terima kasih, Gus Fawait. Terima kasih kepada pemerintah. Perhatian yang diberikan benar-benar terasa sampai ke hati kami,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Puger, Asrah Joyo Widono, yang turut hadir dalam peluncuran Mobil Cinta, mengaku terharu mendengar kisah yang disampaikan Dini. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi gambaran nyata bahwa program pelayanan kesehatan yang tepat dapat memberikan dampak langsung bagi kehidupan masyarakat.

“Saya sangat terharu mendengar cerita Dini. Inilah bukti nyata bahwa Program UHC dan kehadiran Mobil Cinta bukan sekadar rencana di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya dalam kehidupan warga,” ujar Asrah.

Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan yang baik tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan obat, tenaga medis, dan fasilitas kesehatan. Lebih dari itu, pelayanan harus mampu memberikan rasa aman, perhatian, serta dukungan kepada masyarakat, terutama ketika mereka sedang menghadapi kondisi sulit.

“Cerita Dini mengingatkan kita bahwa pelayanan kesehatan bukan hanya soal obat dan dokter, tetapi juga tentang bagaimana membuat warga merasa aman, diperhatikan, dan tidak sendirian saat sedang sakit. Manfaat program ini terlihat dari senyum Dini dan haru yang beliau sampaikan hari ini,” tambahnya.

Kisah Dini menjadi pengingat bahwa pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dapat menghadirkan perubahan berarti dalam kehidupan seseorang. Melalui Program UHC dan kehadiran Mobil Cinta, harapan untuk memperoleh akses pelayanan kesehatan yang lebih mudah dan terjangkau semakin terasa bagi warga yang membutuhkan.

Lebih dari sekadar peluncuran layanan baru, momen tersebut menjadi gambaran pentingnya kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan yang humanis, inklusif, dan menyentuh langsung kehidupan masyarakat. (sar)

Galeri Foto