logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Kaliwates

Home Care Kaliwates Perkuat Deteksi Dini, Sasar Ibu Hamil Risiko Tinggi dan Lansia di Dua Kelurahan

  • 28 Agustus 2026
  • Dibaca 39 Kali
Bagikan Via:
home-care-kaliwates-perkuat-deteksi-dini-sasar-ibu-hamil-risiko-tinggi-dan-lansia-di-dua-kelurahan-20260830

Home Care Kaliwates Perkuat Deteksi Dini, Sasar Ibu Hamil Risiko Tinggi dan Lansia di Dua Kelurahan

JEMBER, 28 AGUSTUS 2026 – Upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kecamatan Kaliwates melalui program Home Care. Pada Jumat, 28 Agustus 2026, layanan kesehatan jemput bola tersebut menyambangi warga di Kelurahan Kebonagung dan Kelurahan Sempusari mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kunjungan kali ini menyasar tiga warga dengan kebutuhan pendampingan kesehatan khusus. Di Kelurahan Kebonagung, tim mengunjungi Sofiaturrohma, ibu hamil risiko tinggi dengan kadar hemoglobin (Hb) rendah, yakni 8 g/dL. Sementara di Kelurahan Sempusari, sasaran terdiri atas Asbiah, lansia dengan penyakit menahun di RW 02, serta Naysila di RW 05 yang merupakan ibu hamil risiko tinggi.

Melalui kunjungan langsung ke rumah, tim kesehatan melakukan pemantauan kondisi, pemeriksaan, edukasi, serta memberikan arahan mengenai tindak lanjut pelayanan sesuai kebutuhan masing-masing sasaran. Pendekatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung deteksi dini dan mencegah kondisi kesehatan berkembang menjadi lebih serius.

Camat Kaliwates, Dwi Sunu Ari Nugroho mengatakan, Home Care merupakan bentuk pelayanan yang mengedepankan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan perhatian lebih.

“Melalui Home Care, kita ingin memastikan kelompok rentan mendapatkan pendampingan secara langsung. Ibu hamil risiko tinggi dan lansia dengan penyakit menahun membutuhkan pemantauan yang berkelanjutan. Karena itu, pemerintah bersama tenaga kesehatan dan kader harus hadir untuk memastikan kondisi mereka terpantau serta mendapatkan tindak lanjut yang tepat,” ujar Dwi Sunu.

Ia menambahkan, penanganan kesehatan masyarakat tidak dapat dilakukan secara parsial. Kolaborasi antara pemerintah kecamatan, Bapperida, Puskesmas, pemerintah kelurahan, PKK, dan kader Posyandu diperlukan agar pelayanan dapat berjalan secara terpadu.

Kepala Puskesmas Mangli dr. Vivi Agus Setya Ningrum menjelaskan bahwa kunjungan Home Care memberikan kesempatan kepada tenaga kesehatan untuk melihat kondisi sasaran secara langsung sekaligus memberikan edukasi kepada keluarga.

“Pada ibu hamil risiko tinggi, pemantauan menjadi sangat penting untuk mengetahui kondisi ibu dan kehamilan secara berkala. Begitu juga dengan lansia yang memiliki penyakit menahun, perlu dilakukan pemantauan dan pendampingan agar kondisi kesehatannya tetap terkontrol. Kami juga mengedukasi keluarga agar ikut berperan dalam menjaga dan memantau kesehatan sasaran di rumah,” jelas dr. Vivi.

Kegiatan tersebut diikuti Camat Kaliwates, Kepala dan Sekretaris Bapperida beserta jajaran, Kepala Puskesmas Kecamatan Kaliwates dan Puskesmas Mangli bersama tenaga kesehatan, Lurah Sempusari, Kasi PMKS Kelurahan Kebonagung, serta perwakilan PKK dan kader Posyandu Kecamatan Kaliwates, Kelurahan Kebonagung, dan Kelurahan Sempusari.

Dengan pendekatan dari rumah ke rumah, Home Care menjadi salah satu langkah konkret dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, responsif, dan humanis. Kehadiran pemerintah bersama tenaga kesehatan diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan, deteksi dini, serta pendampingan kesehatan bagi masyarakat di Kecamatan Kaliwates. (as)

Galeri Foto