logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Gumukmas

Home Care Segera Diluncurkan, Camat Gumukmas Siap Perkuat Sinergi Lapangan

  • 19 Juli 2026
  • Dibaca 79 Kali
Bagikan Via:
home-care-segera-diluncurkan-camat-gumukmas-siap-perkuat-sinergi-lapangan-20260719

Home Care Segera Diluncurkan, Camat Gumukmas Siap Perkuat Sinergi Lapangan

JEMBER, 19 JULI 2026 – Camat Gumukmas, Dannie Allcholin, menyambut gembira terobosan besar yang dilakukan Bupati Jember Dr. H. Muhammad Fawait (Gus Fawait) terkait peluncuran layanan kesehatan unggulan Home Care. Menurutnya, kehadiran program ini sangat berarti bagi warga di wilayahnya, terutama kelompok yang selama ini sulit dijangkau pelayanan kesehatan.

"Kami sangat mendukung penuh program ini dan siap berkoordinasi erat dengan seluruh puskesmas serta perangkat desa di Kecamatan Gumukmas, agar warga yang membutuhkan benar-benar terlayani dengan maksimal," ujar Dannie, Minggu 19 Juli 2026.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Jember secara resmi akan meluncurkan Home Care pada Jumat, 24 Juli 2026. Program ini menjadi layanan yang pertama kali dijalankan di seluruh Indonesia, dengan pelaksanaan percontohan yang diawali khusus dari Kabupaten Jember.

Home Care dikembangkan dengan konsep "jemput bola", tenaga kesehatan tidak lagi menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan, melainkan mendatangi warga langsung ke kediaman untuk memberikan pelayanan medis yang dibutuhkan.

Program ini difokuskan menjangkau kelompok paling rentan yang menghadapi kendala biaya, jarak, maupun keterbatasan fisik. Sasaran utamanya meliputi warga ekonomi rendah, penderita penyakit kronis, lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil risiko tinggi, hingga anak stunting.

Secara rinci, Bupati Gus Fawait menjabarkan kelompok yang berhak mendapatkan layanan ini, yaitu Ibu hamil dengan kondisi berisiko tinggi, anak stunting sesuai rekomendasi resmi tim Puskesmas serta lansia yang kesulitan beraktivitas sehari-hari dan sulit berpindah tempat.

Selanjutnya warga kurang mampu dengan penyakit menahun atau berat yang butuh perawatan berkelanjutan, penyandang disabilitas fisik, mental, intelektual, atau sensorik yang sulit mengakses fasilitas kesehatan.

"Kehadiran program perdana ini adalah bukti tekad kami, tidak ada lagi warga Jember yang tidak mampu namun tak mendapat layanan kesehatan dan pengobatan gratis. Kami juga tidak ingin ada warga yang dulunya mampu lalu jatuh miskin semata karena biaya penyakit berkepanjangan," tegas Gus Fawait. (rir)

Galeri Foto