Hujan Deras Picu Rumah Warga di Ajung Roboh, BPBD Jember Salurkan Bantuan Logistik
- 04 November 2026
- Dibaca 31 Kali
Bagikan Via:
Hujan Deras Picu Rumah Warga di Ajung Roboh, BPBD Jember Salurkan Bantuan Logistik
JEMBER, 04 NOVEMBER 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bergerak cepat menangani laporan rumah warga roboh di Dusun Besuk, Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, Rabu 04 November 2026.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember melakukan assessment sekaligus memberikan bantuan logistik kepada pemilik rumah yang terdampak. Penanganan tersebut dilakukan atas instruksi Kepala BPBD Kabupaten Jember setelah Pusdalops menerima laporan mengenai kejadian rumah roboh pada pukul 16.48 WIB.
Tim TRC BPBD Jember berangkat menuju lokasi sekitar pukul 18.00 WIB. Setibanya di lokasi, petugas melakukan koordinasi dengan perangkat lingkungan dan warga serta melakukan assessment terhadap kondisi bangunan dan dampak yang ditimbulkan.
Menurut Qoidul Umam, Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Jember, rumah yang mengalami kerusakan merupakan milik Tuni, perempuan berusia 75 tahun. Bangunan berukuran sekitar 5 x 6 meter tersebut mengalami kerusakan pada bagian atap dan dinding hingga masuk kategori rusak sedang.
"Tim langsung menuju lokasi untuk melakukan assessment dan koordinasi bersama perangkat lingkungan serta warga. Selain memastikan kondisi penghuni, kami juga menyalurkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak," kata Qoidul.
Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, kerusakan bangunan diduga berkaitan dengan hujan berintensitas tinggi yang terjadi pada 1–2 November 2026. Kondisi tersebut diduga menyebabkan struktur bangunan melemah hingga akhirnya roboh.
BPBD Jember kemudian menyalurkan sejumlah bantuan logistik kepada korban. Bantuan tersebut meliputi paket sembako, family kit, makanan siap saji, lauk pauk, terpal, selimut, sandang wanita, sandang lansia, serta peralatan dapur.
Selain melakukan assessment dan distribusi bantuan, Tim Jitupasna BPBD Jember juga melakukan penghitungan terhadap kerugian akibat kerusakan bangunan. Langkah tersebut menjadi bagian dari pendataan untuk menentukan kebutuhan penanganan selanjutnya.
Qoidul mengatakan, kondisi penghuni rumah saat ini relatif tertangani karena Tuni tinggal bersama cucunya. Meski demikian, BPBD merekomendasikan agar penanganan lebih lanjut diteruskan kepada perangkat dan dinas terkait sesuai kewenangan.
"Untuk penanganan berikutnya, kami merekomendasikan agar laporan ini diteruskan kepada dinas terkait sehingga kebutuhan korban dan kondisi rumah dapat ditindaklanjuti," ujarnya.
Penanganan di lokasi melibatkan BPBD Kabupaten Jember, perangkat RT/RW, serta masyarakat setempat. Tim BPBD juga memastikan proses penanganan berlangsung dengan koordinasi bersama unsur lingkungan guna mendukung kebutuhan warga terdampak.
Setelah seluruh kegiatan assessment, koordinasi, pendistribusian bantuan, dan pendataan dilakukan, tim BPBD meninggalkan lokasi dan kembali ke Markas Komando sekitar pukul 19.30 WIB.
BPBD Jember mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem, terutama setelah hujan dengan intensitas tinggi yang dapat meningkatkan risiko kerusakan bangunan maupun kejadian kebencanaan lainnya. (tgh)