Hujan Lebat Picu Longsor di Sumbersari, BPBD Jember Lakukan Penanganan dan Distribusi Bantuan
- 03 Februari 2026
- Dibaca 432 Kali
Bagikan Via:
Hujan Lebat Picu Longsor di Sumbersari, BPBD Jember Lakukan Penanganan dan Distribusi Bantuan
Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Jember kembali memicu terjadinya bencana tanah longsor. Kali ini, peristiwa longsor terjadi di Jalan Jawa XI, Lingkungan Tegalboto, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari. Kejadian tersebut dilaporkan terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut selama kurang lebih empat jam. Akibat peristiwa ini, satu rumah warga mengalami kerusakan ringan dan berpotensi terdampak longsor susulan.
Berdasarkan laporan yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, hujan dengan intensitas tinggi terjadi pada Jumat, 31 Januari 2026, mulai pukul 18.00 WIB hingga 22.00 WIB. Curah hujan yang berlangsung cukup lama tersebut menyebabkan tanah di sepadan sungai saluran tersier Antirogo menuju Sungai Bedadung menjadi labil. Kondisi tersebut memicu terjadinya longsor dengan panjang sekitar 15 meter dan lebar 11 meter. Di atas area longsoran tersebut terdapat rumah warga yang akhirnya terdampak pergerakan tanah.
Rumah warga yang terdampak diketahui milik P. Sulaiman dengan jumlah penghuni sebanyak empat jiwa. Dampak yang ditimbulkan berupa retakan pada sebagian bangunan rumah serta amblasnya tanah dengan kedalaman kurang lebih tiga sentimeter. Meski hanya dikategorikan sebagai kerusakan ringan, kondisi ini dinilai cukup berisiko apabila terjadi longsor susulan. Hingga saat ini, penghuni rumah masih bertahan di lokasi dengan tetap meningkatkan kewaspadaan.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Jember melakukan penanganan pada Senin, 02 Februari 2026, sekitar pukul 15.00 WIB. Tim BPBD melakukan koordinasi dengan pihak kelurahan, Destana Sumbersari, serta unsur Muspika setempat. Selain melakukan asesmen lapangan untuk memastikan kondisi dan tingkat risiko, BPBD juga menyalurkan bantuan logistik berupa dua paket sembako dan dua lembar terpal. Terpal tersebut dipasang secara gotong royong melalui kegiatan kerja bakti untuk menutup area longsoran sementara.
Kondisi terkini di lokasi kejadian dilaporkan dalam keadaan terkendali. Pemasangan terpal dilakukan sebagai langkah awal untuk mencegah masuknya air hujan ke area longsoran dan mengurangi potensi terjadinya longsor susulan. Namun demikian, ancaman bencana lanjutan masih ada, mengingat kondisi tanah yang labil dan berada di sekitar aliran sungai. Oleh karena itu, BPBD Kabupaten Jember mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Sebagai tindak lanjut, BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) teknis terkait untuk membangun retaining wall atau dinding penahan tanah di lokasi terdampak. Langkah ini dinilai penting sebagai upaya mitigasi jangka menengah dan panjang guna mencegah longsor susulan. Selain itu, BPBD juga merekomendasikan kepada Dinas Sosial untuk melakukan penyaluran bantuan tambahan bagi warga terdampak. Dalam kegiatan penanganan ini, unsur yang terlibat antara lain BPBD Kabupaten Jember, Muspika Sumbersari, TNI, Polri, Destana Sumbersari, komunitas Baret, serta masyarakat setempat.