Ibu Sakit Lutut, Anak Penyandang CP, Kelurahan Patrang dan Tim Home Care Datang Berikan Perawatan
- 28 September 2026
- Dibaca 26 Kali
Bagikan Via:
Ibu Sakit Lutut, Anak Penyandang CP, Kelurahan Patrang dan Tim Home Care Datang Berikan Perawatan
JEMBER, 28 SEPTEMBER 2026 - Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan perhatian kesehatan kembali dilakukan di Kelurahan Patrang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember, Senin (28/9/2026).
Tim Home Care Puskesmas Patrang bersama Lurah Patrang Hariyono dan kader Posyandu mendatangi kediaman Suharti, 68, yang akrab disapa Bu Diro, di Perumnas Patrang, Jalan Langsep Raya Gang Wista Nomor 10.
Kunjungan tersebut menyasar Suharti dan putranya, Nuhya Tri Wildan Maulana, 28, yang biasa dipanggil Wildan. Kedatangan tim dilakukan setelah kondisi keduanya diketahui melalui kanal pengaduan Wadul Gus'e.
Tim Home Care kemudian melakukan pemeriksaan dan tindakan medis di rumah. Suharti diketahui mengalami keluhan pada bagian lutut. Kondisi tersebut membuat aktivitasnya, terutama untuk berjalan, menjadi terbatas.
Di sisi lain, Wildan merupakan penyandang cerebral palsy (CP) atau gangguan perkembangan dan kerusakan jaringan otak yang memengaruhi kemampuan seseorang dalam bergerak. Dia juga memiliki riwayat keluhan sesak napas yang terkadang kambuh pada malam hari.
"Wildan ini ada keluhan suka sesak napas di malam hari meskipun tidak sering. Sekali tempo kambuh, batuk dan sesak napas," ujar Hariyono.
Kondisi tersebut membuat keseharian Wildan lebih banyak dihabiskan di kamar dengan aktivitas sesuai kemampuannya. Sementara sang ibu tetap berusaha memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus merawat putranya.
Untuk menopang kebutuhan sehari-hari, Suharti berjualan melalui warung kelontong yang berada di rumahnya. Aktivitas berdagang itu tetap dijalankan di tengah keterbatasan mobilitas akibat rasa sakit pada lutut.
"Untuk Bu Diro, mobilisasinya terbatas karena kesakitan pada bagian kaki. Jadi, untuk berjalan cepat atau berjalan jauh memang mengalami kesulitan," jelas Hariyono.
Menurutnya, kunjungan Home Care menjadi salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang mendekatkan tenaga medis kepada masyarakat, khususnya warga yang memiliki keterbatasan untuk mendatangi fasilitas kesehatan.
Pemeriksaan langsung di rumah juga diharapkan dapat membantu mengetahui kondisi kesehatan warga secara lebih menyeluruh. Dengan demikian, kebutuhan penanganan maupun tindak lanjut medis dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing.
Hariyono mengatakan pihak kelurahan bersama kader Posyandu akan terus memantau kondisi warga yang membutuhkan perhatian. Terlebih, keberadaan kanal pengaduan membuat informasi mengenai warga yang membutuhkan pelayanan dapat segera ditindaklanjuti.
"Kami bersama tim akan terus berupaya memberikan perhatian kepada warga yang membutuhkan, terutama mereka yang memiliki keterbatasan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara langsung," pungkasnya. (rus)