logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Kaliwates

Jamin Keamanan Pengunjung Jelang Lebaran, Muspika Kaliwates Pantau Langsung Aktivitas di Toko Jadi

  • 19 Maret 2026
  • Dibaca 173 Kali
Bagikan Via:
jamin-keamanan-pengunjung-jelang-lebaran-muspika-kaliwates-pantau-langsung-aktivitas-di-toko-jadi-20260320

Jamin Keamanan Pengunjung Jelang Lebaran, Muspika Kaliwates Pantau Langsung Aktivitas di Toko Jadi

JEMBER, 19 MARET 2026 – Memasuki pertengahan bulan suci Ramadhan 2026, denyut nadi perekonomian di pusat perbelanjaan wilayah Kecamatan Kaliwates, Jember, terus menunjukkan peningkatan signifikan. Guna memastikan situasi tetap kondusif, jajaran Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) Kaliwates melakukan peninjauan lapangan secara langsung di Pusat Perbelanjaan Toko Jadi, salah satu ikon belanja paling ramai di kawasan tersebut, pada Selasa (17/3/2026).

Kegiatan pemantauan ini dipimpin langsung oleh Camat Kaliwates, Dwi Sunu A S.Sos, didampingi oleh Danramil Kaliwates beserta jajaran terkait. Kehadiran para pemangku kebijakan ini disambut hangat oleh Bapak Adi, owner Toko Jadi, yang kemudian bersama-sama melakukan inspeksi berkeliling area gedung untuk melihat dari dekat aktivitas masyarakat yang tengah berbelanja kebutuhan hari raya.

Dalam pantauannya, Camat Kaliwates Dwi Sunu menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak pengelola usaha dengan aparat keamanan. Hal ini mengingat volume pengunjung yang diprediksi akan terus memuncak hingga malam takbiran nanti.

"Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa masyarakat dapat berbelanja dengan rasa aman dan nyaman. Keamanan dan ketertiban adalah prioritas utama, terutama di titik-titik keramaian seperti Toko Jadi ini," ujar Dwi Sunu di sela-sela kegiatannya memantau arus pengunjung, Kamis 19 Maret 2026.

Pemerintah Kecamatan mengapresiasi kesiapan pengelola Toko Jadi dalam mengatur alur masuk dan keluar pengunjung, serta kesiapsiagaan personel keamanan internal yang disiagakan di setiap sudut strategis mall.

Selaku pemilik usaha, Adi mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema khusus untuk menghadapi lonjakan pengunjung selama bulan suci ini. Salah satu strategi utama yang dijalankan adalah dengan melibatkan masyarakat sekitar dalam aspek operasional non-teknis.

Kepada awak media, Bapak Adi menyampaikan rasa syukurnya atas kondisi yang tetap terkendali. Beliau menekankan bahwa kemitraan dengan warga lokal menjadi kunci utama kelancaran arus lalu lintas dan keamanan area parkir.

“Alhamdulillah, selama bulan Ramadhan ini tidak terjadi hal-hal yang buruk. Langkah yang kita ambil ialah menggandeng masyarakat sekitar atau warga lokal untuk dipekerjakan seperti menjaga parkir dan mengatur lalu lintas. Selain itu, kami juga terus berkoordinasi secara intensif dengan Babinsa dan pihak kepolisian setempat,” ungkap Adi.

Langkah pemberdayaan warga lokal ini dinilai efektif tidak hanya dalam menjaga ketertiban, tetapi juga mempererat hubungan harmonis antara pelaku usaha dengan lingkungan sosial di sekitarnya. Dengan keterlibatan warga setempat, pengawasan terhadap hal-hal mencurigakan dapat dilakukan lebih dini melalui pendekatan persuasif.

Galeri Foto