logo ppid jember kim
Oleh : Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM

Jember Makin Terbuka: Kini Warga Bisa Pantau Kerja Pemerintah Lewat Media Sosial ASN

  • 07 April 2026
  • Dibaca 468 Kali
Bagikan Via:
jember-makin-terbuka-kini-warga-bisa-pantau-kerja-pemerintah-lewat-media-sosial-asn-20260408

Jember Makin Terbuka: Kini Warga Bisa Pantau Kerja Pemerintah Lewat Media Sosial ASN

JEMBER, 07 APRIL 2026 – Masyarakat Jember kini akan semakin mudah memantau dan terlibat dalam berbagai program pemerintah. Melalui langkah terobosan yang diinisiasi oleh Kabupaten Jember, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Jember kini resmi memiliki mandat baru: menjadi penyambung informasi yang valid dan transparan melalui media sosial.

Langkah strategis ini dikukuhkan dalam agenda Sosialisasi Optimalisasi Publikasi Media Sosial ASN yang digelar di Pendopo Wahyawibawagraha Senin, 06 April 2026. Seringkali, program pemerintah yang sangat bermanfaat gagal dirasakan manfaatnya oleh warga hanya karena kendala informasi. Hal inilah yang ingin dipangkas oleh Pemkab Jember.

Plt. Kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jember, Deni Irawan, S.Sos., menjelaskan bahwa keterlibatan aktif ASN di media sosial bertujuan agar masyarakat tahu persis apa yang sedang dan akan dilakukan pemerintah secara real-time.

"Fungsi publikasi kita harus jelas dan seragam. Kami ingin masyarakat tahu bahwa pemerintah bekerja untuk mereka. Ini adalah bentuk transparansi di era digital, di mana warga tidak hanya menjadi penonton, tapi juga bisa menjadi pengawas dan pemberi masukan," tegas Deni Irawan.

Selain sebagai sarana sosialisasi program, gerakan ini menjadi senjata ampuh untuk melawan peredaran berita bohong atau hoax yang sering membingungkan warga. Dengan informasi yang keluar langsung dari akun-akun resmi para abdi negara, masyarakat kini memiliki rujukan yang pasti dan terpercaya.

Setidaknya, kata dia, ada tiga manfaat utama bagi warga Jember. Pertama mendapatkan info layanan publik, seperti kesehatan, pendidikan, dan bantuan sosial, langsung dari tangan pertama. Kedua memudahkan warga untuk ikut serta sebagai penerima manfaat program atau memberikan umpan balik demi perbaikan layanan.

"Dan ketiga, meminimalisasi kesalahpahaman informasi terkait kebijakan daerah melalui narasi yang seragam dan valid," tambah Deni Irawan saat sosialisasi.

Melalui program ini, BKPSDM Jember berharap seluruh pengelola kepegawaian di setiap instansi mampu menjadi motor penggerak komunikasi publik yang positif. Dengan optimalnya media sosial ASN, diharapkan tercipta tata kelola pemerintahan yang lebih terbuka, responsif, dan semakin nyata kehadirannya di hati masyarakat melalui keterbukaan informasi. (dik)

Galeri Foto