logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata

JMB Kembali Sabet Medali Emas di Malaysia, Nuansa Papua Berjaya di Street Parade Percussion

  • 12 September 2026
  • Dibaca 4 Kali
Bagikan Via:
jmb-kembali-sabet-medali-emas-di-malaysia-nuansa-papua-berjaya-di-street-parade-percussion-20260912

JMB Kembali Sabet Medali Emas di Malaysia, Nuansa Papua Berjaya di Street Parade Percussion

JEMBER, 12 September 2026 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Jember Marching Band (JMB) dalam ajang Asian Music Games (AMG) Malaysia 2026 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia.

Setelah sebelumnya meraih emas melalui nomor Solo Color Guard Open Class, JMB kembali menunjukkan kualitasnya dengan menyabet medali emas pada nomor Street Parade Percussion Senior Class.

Kali ini, penampilan JMB mengangkat nuansa Papua yang menjadi bagian dari konsep pertunjukan. Perpaduan musik perkusi, koreografi, energi para pemain dan sentuhan budaya Indonesia tersebut berhasil mencuri perhatian dalam kompetisi tingkat Asia.

Pembina JMB, H. Tri Basuki, mengaku bersyukur atas kembali diraihnya medali emas oleh anak-anak Jember.

“Alhamdulillah, hari ini Jember Marching Band kembali mendapatkan medali emas. Kali ini melalui Street Parade Percussion Senior Class dengan membawa nuansa Papua. Ini tentu menjadi kebanggaan luar biasa bagi kami, karena anak-anak mampu menunjukkan bahwa budaya dan musik Indonesia bisa tampil dan bersaing di panggung internasional,” ujar Tri Basuki.

Menurut Tri, keberhasilan tersebut tidak datang secara instan. Para atlet telah menjalani latihan panjang dengan disiplin dan konsistensi. Bahkan, setiap detail penampilan dipersiapkan agar mampu memberikan hasil maksimal ketika tampil di Kuala Lumpur.

“Apa yang mereka tampilkan hari ini merupakan hasil dari proses panjang. Mereka berlatih berbulan-bulan, melewati banyak proses, tentu tidak mudah. Karena itu saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih dan tim yang sudah bekerja keras,” ungkapnya.

Tri juga menilai penggunaan nuansa Papua dalam penampilan JMB menjadi bentuk kebanggaan tersendiri. Menurutnya, marching band tidak hanya berbicara mengenai kompetisi, tetapi juga dapat menjadi media untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia.

“Kita ingin membawa nama Jember, tetapi sekaligus membawa identitas Indonesia. Nuansa Papua ini salah satu cara kita memperkenalkan kekayaan budaya kita di panggung Asia. Anak-anak tampil dengan semangat dan kebanggaan sebagai bagian dari Indonesia,” katanya.

Perjuangan JMB di Asian Music Games 2026 masih berlanjut. Sejumlah nomor pertandingan lainnya masih akan diikuti para atlet Jember.

Tri berharap capaian emas tersebut menjadi suntikan semangat bagi seluruh kontingen untuk terus memberikan penampilan terbaik.

“Emas ini bukan akhir. Masih ada pertandingan berikutnya. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat Jember serta Pemerintah Kabupaten Jember. Semoga perjuangan anak-anak terus membuahkan hasil dan semakin mengharumkan nama Jember di kancah Indonesia maupun Asia,” pungkasnya.(Mel)

Galeri Foto