logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Bangsalsari

Joker Mania Bangsalsari, Tiga Dekade Lebih Jadi Ajang Kebersamaan

  • 12 September 2026
  • Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
joker-mania-bangsalsari-tiga-dekade-lebih-jadi-ajang-kebersamaan-20260912

Joker Mania Bangsalsari, Tiga Dekade Lebih Jadi Ajang Kebersamaan

JEMBER, 12 SEPTEMBER 2026 – Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Bangsalsari diwarnai kegiatan Lomba Joker Mania Bangsalsari yang hingga kini masih menjadi salah satu tradisi hiburan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Bangsalsari pada Sabtu malam 12 September 2026 tersebut dihadiri Kasi Pemerintahan dan Ketertiban Umum (PemTrantibum) Kecamatan Bangsalsari, Abdul Kholik, S.Sos.

Menurut Ketua Panitia, Purn. Mokh. Alifi, S.Sos., Lomba Joker Mania tahun 2026 telah dimulai sejak 31 Juli 2026 dan babak final dijadwalkan berlangsung pada 19 September 2026.

Pertandingan digelar setiap malam mulai pukul 20.00 WIB, kecuali apabila bertepatan dengan agenda kegiatan Kecamatan Bangsalsari.

Setiap malam, lomba diikuti antara 80 hingga 120 peserta. Pesertanya berasal dari berbagai lapisan masyarakat, mulai warga umum, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perangkat desa, hingga sebagian peserta yang datang dari luar Kecamatan Bangsalsari.

Joker Mania Bangsalsari ternyata bukan kegiatan yang baru digelar beberapa tahun terakhir. Tradisi tersebut telah berlangsung sejak 1992.

Alifi menceritakan, kegiatan Joker Mania pertama kali diadakan pada masa Camat Bangsalsari Drs. Agus Slameto. Setelah Agus Slameto pindah tugas, kegiatan tersebut kemudian diteruskan oleh Alifi dan masih berlangsung hingga sekarang.

Seiring perkembangannya, Joker Mania tidak selalu digelar di Pendopo Kecamatan Bangsalsari. Kegiatan tersebut juga pernah dilaksanakan di pendopo kantor desa di wilayah Kecamatan Bangsalsari.

Selain dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI, Joker Mania juga pernah digelar untuk memeriahkan HUT TNI maupun HUT Polri.

“Kegiatan ini sudah menjadi tradisi sejak tahun 1992. Dari dulu sampai sekarang masih terus berjalan dan menjadi bagian dari kegiatan masyarakat dalam memeriahkan berbagai momentum,” ujar Alifi.

Pada penyelenggaraan tahun 2026, panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp70 juta. Dengan hadiah utama berupa empat unit sepeda listrik ditambah tabanas dengan total nilai Rp16,5 juta.

"Untuk mengikuti pertandingan, peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp15.000 setiap sekali tanding. Pada babak penyisihan, peserta masih diperbolehkan untuk bertanding kembali. Setelah melewati babak penyisihan, pertandingan memasuki sistem gugur hingga menentukan peserta terbaik yang berhak melaju ke babak final," kata Alifi.

Dengan pola tersebut, Joker Mania tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan berbagai elemen masyarakat dalam suasana yang santai dan penuh kebersamaan.

Mewakili Pemerintah Kecamatan Bangsalsari, Kasi PemTrantibum Abdul Kholik, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan Joker Mania Bangsalsari susah menjadi tradisi tahunan.

“Selama ini berjalan kondusif dan penuh kebersamaan, ini menjadi bagian terpenting. Dengan peserta yang cukup banyak dan berasal dari berbagai unsur masyarakat, bahkan luar wilayah bisa berjalan aman, tertib dan penuh kebersamaan ini patut diapresiasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, tradisi yang telah berlangsung puluhan tahun tersebut menunjukkan adanya ruang interaksi sosial yang masih dipertahankan masyarakat Bangsalsari.

Joker Mania Bangsalsari 2026 selanjutnya akan memasuki babak final pada 19 September 2026, sekaligus menjadi puncak rangkaian lomba yang telah berlangsung sejak akhir Juli lalu..

Kepala Desa Bangsalsari H. Nur Cholis yang ikut serta dalam perlombaan tersebut mengatakan Joker Mania Bangsalsari ini menjadi tempat untuk berbaur dengan masyarakat.

"Hampir setiap diadakan saya ikut meski tidak setiap malam. Selain bisa berbaur dengan masyarakat dan menjalin silaturahmi lomba ini bisa jadi tempat melepas penat, karena kegiatannya malam hari," pungkas Nur Cholis. (yun)

Galeri Foto