logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Panti

Kawal Tumbuh Tumbuh Anak Desa: Program Homecare Panti Integrasikan Penanganan Stunting, Lansia dan Disabilitas

  • 30 Oktober 2026
  • Dibaca 20 Kali
Bagikan Via:
kawal-tumbuh-tumbuh-anak-desa-program-homecare-panti-integrasikan-penanganan-stunting-lansia-dan-disabilitas-20261101

Kawal Tumbuh Tumbuh Anak Desa: Program Homecare Panti Integrasikan Penanganan Stunting, Lansia dan Disabilitas

JEMBER, 30 OKTOBER 2026 - Dalam upaya mewujudkan pelayanan kesehatan yang inklusif, menyeluruh, dan merata hingga ke pelosok desa, Pemerintah Kecamatan Panti kembali menguatkan komitmen pelayanan langsung ke rumah masyarakat. Pada Jumat, 30 Oktober 2026, tim gabungan yang terdiri dari jajaran Pemerintah Kecamatan Panti, TP PKK Kecamatan Panti, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Puskesmas Panti menggelar kegiatan pelayanan terpadu bertajuk Kunjungan Homecare di Dusun Ketajek, Desa Pakis, Kecamatan Panti.

Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya yang berfokus pada kelompok rentan tertentu, program Homecare kali ini mengusung pendekatan integratif. Pelayanan kesehatan jemput bola ini tidak hanya diperuntukkan bagi warga lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan mobilitas fisik, melainkan secara khusus mengintegrasikan penanganan serta pemantauan gizi bagi balita terindikasi stunting.

Langkah inovatif ini diambil untuk memastikan bahwa pemenuhan hak kesehatan dasar masyarakat—mulai dari generasi usia dini hingga warga senior—dapat terjangkau secara presisi di garis terdepan tanpa ada yang terlewatkan (no one left behind).

Sejak pagi hari, tim lintas sektor yang dipimpin langsung oleh Camat Panti, Ketua TP PKK Kecamatan Panti, serta jajaran tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Panti bergerak menyisir permukiman warga di Dusun Ketajek. Dalam aksi sosial kesehatan ini, tim medis Puskesmas Panti melakukan pemeriksaan fisik harian bagi warga lansia dan penyandang disabilitas, termasuk pemberian perawatan medis, terapi fisik ringan, serta penyediaan obat-obatan secara gratis.

Sementara itu, bagi sasaran balita stunting, Ketua TP PKK Kecamatan Panti bersama tim nakes melakukan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, evaluasi rekam tumbuh kembang anak, serta penyerahan paket Makanan Pendamping ASI (MPASI) dan asupan gizi tambahan berprotein tinggi. Edukasi pola asuh serta sanitasi lingkungan juga diberikan secara langsung kepada para ibu balita guna memacu percepatan penurunan angka stunting di tingkat pedesaan.

Keterlibatan Dinas Perhubungan (Dishub) dalam aksi terpadu ini turut mendukung pemetaan aksesibilitas jalan pedesaan serta kesiapsiagaan moda transportasi darurat bagi warga rentan yang membutuhkan rujukan medis tingkat lanjutan.

Hadir memimpin dan mengawal langsung kegiatan Homecare di Dusun Ketajek tersebut, Camat Panti, Hendra Kusuma, S.Sos., M.M., memberikan arahan strategis sekaligus tanggapan resminya mengenai integrasi sasaran program Homecare tersebut.

Camat Panti, Hendra Kusuma, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa penggabungan sasaran balita stunting, lansia, dan penyandang disabilitas ke dalam satu skema Homecare terpadu merupakan wujud nyata responsivitas pemerintah terhadap dinamika kebutuhan kesehatan warga.

"Hari ini, kami berada di Dusun Ketajek, Desa Pakis, untuk menegaskan bahwa program Homecare di Kecamatan Panti kini berkembang lebih luas dan terintegrasi. Kita tidak boleh lagi bekerja secara sektoral atau terpisah-pisah. Warga lansia dan penyandang disabilitas memerlukan perawatan fisik dan pendampingan moral, sedangkan balita kita yang terindikasi stunting memerlukan pengawasan gizi secara ketat agar tumbuh kembangnya tidak terganggu. Melalui program Homecare terpadu ini, petugas kesehatan dan kader yang langsung datang mengetuk pintu rumah warga," tegasnya.

Lebih lanjut, Hendra Kusuma menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi aktif yang ditunjukkan oleh TP PKK Kecamatan, Puskesmas Panti, Dishub, serta pihak Desa Pakis dalam mengawal masa depan anak-anak desa.

"Masa depan Desa Pakis dan Kecamatan Panti berada di tangan tumbuh kembang anak-anak kita hari ini. Menangani stunting tidak cukup hanya dengan imbauan di forum-forum resmi, tetapi harus diselesaikan langsung di dapur dan rumah-rumah warga. Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ketua dan jajaran TP PKK Kecamatan Panti, nakes Puskesmas Panti, rekan-rekan Dishub, serta Pemdes Pakis atas sinergi luar biasa ini. Dengan gotong royong lintas sektor seperti ini, kita optimistis kesehatan lansia terjaga, warga disabilitas terlayani, dan angka stunting di Kecamatan Panti dapat kita tekan hingga tuntas," tambahnya.

Kehadiran jajaran pimpinan kecamatan, tim medis, dan pengurus PKK di rumah-rumah warga Dusun Ketajek disambut dengan penuh keharuan dan rasa syukur oleh keluarga penerima manfaat. Program Homecare terpadu ini diharapkan terus konsisten dilaksanakan sebagai pilar utama pelayanan publik yang ramah, cepat, dan berkesinambungan di seluruh wilayah Kecamatan Panti. (jha)

Galeri Foto