logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kebakaran Rusak Satu Kamar Rumah di Kaliwates, BPBD Jember Salurkan Bantuan Logistik

  • 17 Juli 2026
  • Dibaca 35 Kali
Bagikan Via:
kebakaran-rusak-satu-kamar-rumah-di-kaliwates-bpbd-jember-salurkan-bantuan-logistik-20260718

Kebakaran Rusak Satu Kamar Rumah di Kaliwates, BPBD Jember Salurkan Bantuan Logistik

JEMBER, 17 JULI 2026 – Sebuah rumah milik Abdul Tolip (42) di Jalan Imam Bonjol, Lingkungan Kedung Piring RT 001/RW 012, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, mengalami kebakaran pada Jumat, 17 Juli 2026 pagi.

Peristiwa yang diduga dipicu oleh korsleting listrik tersebut mengakibatkan kerusakan ringan pada bagian kamar tidur beserta sejumlah bagian bangunan lainnya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena api berhasil dipadamkan oleh warga sekitar sebelum meluas ke bagian rumah lainnya.

Laporan mengenai kejadian diterima BPBD Kabupaten Jember pada pukul 10.00 WIB. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember segera melakukan koordinasi dengan pihak Kelurahan Tegal Besar sebelum menuju lokasi untuk melaksanakan asesmen.

Sekitar pukul 14.00 WIB petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan pendataan dampak kejadian sekaligus mengidentifikasi kebutuhan mendesak keluarga terdampak. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan pascabencana agar bantuan dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Hasil asesmen menunjukkan bahwa kebakaran mengakibatkan kerusakan ringan pada kamar tidur berukuran sekitar 2,4 x 2,6 meter. Selain itu, bagian jendela, dinding, dan plafon mengalami kerusakan akibat paparan asap pekat yang menghitamkan permukaan bangunan.

Rumah tersebut dihuni oleh Abdul Tolip bersama empat anggota keluarganya sehingga total terdapat lima jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut. Hingga kini, Tim Jitupasna BPBD Kabupaten Jember masih melakukan penghitungan nilai kerugian material sebagai dasar tindak lanjut penanganan pascakejadian.

Berdasarkan kronologi di lapangan, kebakaran terjadi sekitar pukul 06.30 WIB dan diduga dipicu oleh korsleting listrik. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan pemadaman secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya sehingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 07.30 WIB.

Respons cepat masyarakat menjadi faktor penting yang mampu mencegah api merambat ke bagian rumah lainnya maupun ke bangunan di sekitar lokasi kejadian.

Sebagai bentuk penanganan darurat, BPBD Kabupaten Jember menyalurkan bantuan logistik kepada keluarga terdampak berupa satu paket sembako, satu paket family kit, dua paket sandang, satu paket lauk pauk, satu paket tambahan gizi, serta satu buah selimut.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga selama proses pemulihan berlangsung. Selain pendistribusian bantuan, petugas juga melakukan dokumentasi serta koordinasi lanjutan dengan instansi terkait guna mendukung proses rehabilitasi pascakebakaran.

Anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, Budi, mengatakan bahwa asesmen lapangan dilakukan untuk memastikan kondisi korban sekaligus menyesuaikan bantuan yang diberikan dengan kebutuhan di lokasi. Menurutnya, sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan instansi terkait menjadi kunci dalam percepatan penanganan bencana.

"Setelah menerima laporan, kami segera menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan memastikan kondisi keluarga terdampak. Bantuan logistik langsung kami distribusikan sebagai langkah awal pemenuhan kebutuhan dasar korban. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan kami mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah untuk mengurangi risiko terjadinya kebakaran akibat korsleting," ujarnya.

Saat ini kondisi lokasi telah dinyatakan aman dan api sudah padam sepenuhnya. Pihak keluarga bersama warga sekitar telah melakukan pembersihan material sisa kebakaran secara mandiri, sementara Tim Jitupasna masih melaksanakan penghitungan kerugian.

BPBD Kabupaten Jember juga merekomendasikan agar dinas terkait memberikan penanganan lanjutan sesuai kebutuhan korban, sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan melakukan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala sebagai langkah mitigasi yang sederhana namun sangat penting. (bob)

Galeri Foto