logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Jombang

Kecamatan Jombang Bentuk Pasukan Pemilah Sampah, Organisasi Perempuan Jadi Garda Terdepan

  • 11 Juni 2026
  • Dibaca 22 Kali
Bagikan Via:
kecamatan-jombang-bentuk-pasukan-pemilah-sampah-organisasi-perempuan-jadi-garda-terdepan-20260613

Kecamatan Jombang Bentuk Pasukan Pemilah Sampah, Organisasi Perempuan Jadi Garda Terdepan

JEMBER, 11 JUNI 2026 – Pemerintah Kecamatan Jombang membentuk kekuatan baru dalam upaya mengurangi persoalan sampah dari sumbernya. Melalui pelibatan kader PKK, Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana, dan organisasi perempuan lainnya, kecamatan membangun "pasukan pemilah sampah" yang akan menjadi garda terdepan dalam mengawal program pengelolaan sampah mandiri dari hulu ke hilir.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari sosialisasi Gerakan “Pilah Pilih” yang digelar pada Rabu 10 Juni 2026. Tak berhenti pada edukasi, Pemerintah Kecamatan Jombang langsung mengonsolidasikan seluruh peserta agar hasil sosialisasi dapat segera diterapkan di tingkat desa dan rumah tangga.

Dalam kegiatan tersebut, Kecamatan Jombang menghadirkan Ketua Bank Sampah Induk Karya Mandiri Kabupaten Jember, Ahmad Sugiarto atau yang dikenal sebagai Cak Mad Sampah, sebagai narasumber utama. Kegiatan juga menggandeng organisasi Sajjadah serta melibatkan kader PKK se-Kecamatan Jombang, Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana, dan perangkat desa.

Pelibatan organisasi perempuan dilakukan sebagai strategi memperluas jangkauan edukasi sekaligus memperkuat pengawasan pemilahan sampah hingga ke lingkungan keluarga. Pemerintah Kecamatan Jombang menilai keberhasilan pengurangan sampah residu sangat bergantung pada perubahan perilaku masyarakat sejak dari rumah.

Melalui pembekalan regulasi dan teknis yang diberikan, peserta dibekali pemahaman mengenai tata cara pemilahan sampah yang efektif untuk menekan volume sampah residu sebelum diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Camat Jombang, Farisa Jamal Taslim, S.STP., M.M., menegaskan bahwa seluruh elemen yang terlibat diharapkan menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan masing-masing.

"Masalah kedaruratan sampah di hilir hanya bisa diurai jika kita bergerak bersama di hulu. Melalui materi yang disampaikan oleh Cak Mad Sampah dari Bank Sampah Induk Karya Mandiri, kami ingin memastikan seluruh elemen organisasi di Jombang memiliki pemahaman yang sama dan segera bergerak melakukan aksi nyata," ujar Farisa, Kamis 11 Juni 2026.

Dalam implementasinya, kader PKK akan mengawal pemilahan sampah di tingkat rumah tangga, sementara Bhayangkari dan Persit didorong membangun budaya pengelolaan sampah yang serupa di lingkungan organisasi masing-masing. Dengan pola tersebut, gerakan pemilahan sampah diharapkan dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.

Pemerintah Kecamatan Jombang optimistis konsolidasi yang dilakukan segera setelah sosialisasi akan mempercepat penerapan program di lapangan. Selain mengurangi beban TPA, langkah ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program pengelolaan sampah terpadu yang tengah digencarkan Pemerintah Kabupaten Jember untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Galeri Foto