logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Tempurejo

Kedung Mayit, Hidden Gem di Ujung Selatan Tempurejo yang Menyimpan Potensi Wisata Alam

  • 10 Mei 2026
  • Dibaca 298 Kali
Bagikan Via:
kedung-mayit-hidden-gem-di-ujung-selatan-tempurejo-yang-menyimpan-potensi-wisata-alam-20260510

Kedung Mayit, Hidden Gem di Ujung Selatan Tempurejo yang Menyimpan Potensi Wisata Alam

JEMBER, 10 MEI 2026 - Dusun Mandilis, Desa Sanenrejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember ternyata menyimpan pesona alam yang masih sangat asri dan alami. Terletak di ujung selatan wilayah Tempurejo, kawasan ini mulai dikenal sebagai salah satu destinasi wisata hidden gem yang menawarkan keindahan alam sungai bebatuan, pepohonan rindang, serta suasana alami yang menenangkan.

Selama ini masyarakat mengenal kawasan wisata Dam BDR Sanenrejo sebagai salah satu daya tarik alam di desa tersebut. Namun ternyata, jika menelusuri aliran sungai lebih jauh, terdapat lokasi eksotis yang oleh warga sekitar dikenal dengan nama “Kedung Mayit”.

Meski namanya terdengar unik, Kedung Mayit justru menyimpan panorama alam yang memukau. Hamparan batu-batu sungai yang alami berpadu dengan aliran air jernih dan pepohonan besar yang masih hijau menjadikan tempat ini layak disebut sebagai mutiara tersembunyi di wilayah selatan Tempurejo.

Keindahan alam Kedung Mayit dinilai sangat cocok bagi wisatawan pecinta petualangan dan wisata alam. Akses menuju lokasi yang masih cukup sulit justru menjadi tantangan tersendiri bagi para pengunjung yang ingin menikmati suasana alam liar dan alami.

Musim kemarau menjadi waktu yang direkomendasikan untuk berkunjung ke lokasi tersebut, karena kondisi jalan dan aliran sungai lebih aman dilalui dibanding saat musim penghujan.

Salah seorang pengelola, Aqib, menyampaikan bahwa Kedung Mayit memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan berbasis alam dan adventure.

“Kalau potensi sungai ini dikembangkan, mungkin bisa ditambah fasilitas seperti ban atau perahu karet untuk arung jeram ringan. Tempat ini sangat bagus untuk wisata alam,” ujarnya, Minggu 10 Mei 2026.

Ia juga berharap adanya campur tangan dan dukungan dari pemerintah desa, kecamatan hingga pemerintah kabupaten agar potensi wisata tersebut dapat berkembang lebih maksimal.

Selain itu, dirinya menyoroti kondisi akses jalan menuju lokasi yang masih menjadi kendala utama, terutama saat musim penghujan tiba.

“Kalau musim hujan jalan menuju sini berlumpur dan sulit dilewati. Kami berharap aksesnya bisa diperbaiki supaya wisatawan lebih mudah datang,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Tempurejo Muhammad Najmul Huda, S.STP.,M.Si yang turut hadir dalam kunjungan tersebut menyampaikan bahwa pihak kecamatan akan berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Jember, guna mendukung pengembangan wisata alam Kedung Mayit.

“Kami akan berupaya berkoordinasi dengan DisporaParbud agar nantinya bisa ada bantuan seperti perahu karet atau fasilitas pendukung lainnya sehingga ada tambahan wahana wisata di sini,” ungkapnya.

Kepala Desa Sanenrejo, Sutikno, juga menegaskan komitmen pemerintah desa dalam mendukung pengembangan potensi wisata di Dusun Mandilis dengan tetap mengedepankan kelestarian dan keasrian alam.

“Pemerintah desa akan selalu mendukung bagaimana caranya kawasan ini bisa berkembang menjadi wisata alam unggulan, namun tetap menjaga keasrian dan kelestarian lingkungan di sini,” ujarnya.

Dengan potensi alam yang masih alami, udara sejuk, serta panorama sungai yang indah, Kedung Mayit berpeluang menjadi destinasi wisata baru di Kecamatan Tempurejo yang mampu menarik wisatawan lokal maupun luar daerah, khususnya pecinta wisata alam dan petualangan.

Galeri Foto