logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kekeringan Belum Usai, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 135 KK di Patrang

  • 28 Oktober 2026
  • Dibaca 28 Kali
Bagikan Via:
kekeringan-belum-usai-bpbd-jember-salurkan-5000-liter-air-bersih-untuk-135-kk-di-patrang-20261029

Kekeringan Belum Usai, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 135 KK di Patrang

JEMBER, 28 OKTOBER 2026– Dampak kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember masih dirasakan masyarakat. Kali ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter kepada warga Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Rabu 28 Oktober 2026.

Distribusi air bersih tersebut merupakan penyaluran ke-11 di wilayah setempat. Bantuan menyasar warga di Lingkungan Cangkring, khususnya RT 001 dan RT 002 RW 003, serta warga di Jalan Srikoyo, Lingkungan Krajan, Kelurahan Patrang.

Sebanyak 135 kepala keluarga (KK) tercatat terdampak kekurangan air bersih. Kondisi ini terjadi sejak Agustus 2026, ketika sumber air dari sumur warga mulai mengering dan sebagian tidak lagi layak digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Akibatnya, warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk minum, memasak, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Bahkan, sebagian warga harus menempuh jarak sekitar satu kilometer menuju sungai untuk memperoleh air.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember bergerak menuju lokasi pada pukul 10.00 WIB dan tiba sekitar pukul 11.00 WIB. Petugas kemudian menyalurkan air bersih ke tandon-tandon yang telah tersedia di lokasi terdampak.

Didi Teguh Dwi Santoso, anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, menjelaskan bahwa penyaluran tersebut merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih akibat kekeringan.

“BPBD Kabupaten Jember terus berupaya membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak kekeringan. Dalam kegiatan kali ini, kami mendistribusikan 5.000 liter air bersih dan mengimbau warga agar menggunakan air secara hemat sesuai kebutuhan,” ujar Didi.

Berdasarkan pendataan di lapangan, sebanyak 50 KK dari total 64 KK di RT 002 RW 003 Lingkungan Cangkring terdampak kekurangan air bersih. Sementara itu, di RT 001 RW 003, jumlah warga terdampak mencapai 65 KK dari total 80 KK.

Adapun di Jalan Srikoyo, Lingkungan Krajan, tepatnya RT 004 RW 009, terdapat 20 KK yang turut mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Untuk mendukung penyaluran bantuan, BPBD Kabupaten Jember telah menyediakan lima unit tandon air milik BPBD di lokasi terdampak. Keberadaan tandon tersebut diharapkan memudahkan warga dalam mengakses air bersih yang didistribusikan menggunakan truk tangki.

Hingga 28 Oktober 2026, total air bersih yang telah disalurkan ke wilayah tersebut tercatat mencapai 47.500 liter. Jumlah itu merupakan akumulasi distribusi yang dilakukan sebagai respons terhadap kebutuhan air bersih masyarakat selama masa kekeringan.

BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan agar distribusi air bersih dilanjutkan setiap empat hari sekali menggunakan truk tangki berkapasitas 5.000 liter. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga ketersediaan air bagi warga selama sumber air setempat belum kembali mencukupi.

Selain itu, penanganan lebih lanjut juga perlu dikoordinasikan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar persoalan kekurangan air bersih dapat ditangani secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, BPBD Kabupaten Jember berharap kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak tetap terpenuhi. Warga juga diimbau untuk menghemat penggunaan air bersih, terutama untuk kebutuhan yang paling mendesak, sembari menunggu kondisi sumber air kembali membaik. (bob)

Galeri Foto