Kekeringan Melanda Antirogo, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air untuk 105 KK
- 25 Oktober 2026
- Dibaca 168 Kali
Bagikan Via:
Kekeringan Melanda Antirogo, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air untuk 105 KK
JEMBER, 25 OKTOBER 2026 - Kekeringan masih berdampak pada pemenuhan kebutuhan air bersih warga di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih untuk warga Lingkungan Jambuan RT 02/RW 12, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Minggu 25 Oktober 2026.
Distribusi air bersih tersebut merupakan penyaluran kedua untuk wilayah terdampak. Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan BPBD Jember dan ditempatkan di tandon BPBD untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Jember tiba di lokasi setelah bergerak dari markas sekitar pukul 16.30 WIB. Tim kemudian melakukan koordinasi dengan perangkat RT dan RW serta warga sebelum proses distribusi air dilakukan.
Menurut anggota TRC BPBD Jember, Kurnia Dwi Pria Bakti, berdasarkan hasil asesmen di lapangan yang dilakukan bersama perangkat lingkungan setempat, terdapat 105 kepala keluarga (KK) yang terdampak kekeringan di RT 02/RW 12.
"Jumlah warga terdampak berdasarkan hasil asesmen sebanyak 105 KK. Distribusi air bersih dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga selama kondisi kekeringan masih berlangsung," kata Pria.
Bantuan air bersih tersebut disalurkan menindaklanjuti surat dari Kelurahan Antirogo Nomor 600.1.16/195/35.09.03 2007/2026 tentang permohonan bantuan air. Permohonan itu menjadi salah satu dasar BPBD melakukan penanganan terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Selain mendistribusikan air, petugas TRC-PB juga memberikan edukasi kebencanaan kepada warga. Edukasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi dampak kekeringan.
Pria mengatakan, berdasarkan rekomendasi hasil asesmen, distribusi air bersih perlu dilakukan secara berkala. BPBD merekomendasikan bantuan sebanyak 5.000 liter setiap empat hari sekali selama kebutuhan air warga masih belum terpenuhi.
"Rekomendasinya, distribusi air bersih sebanyak 5.000 liter dilakukan setiap empat hari sekali. Selain itu, penanganan juga perlu diteruskan kepada dinas terkait," ujarnya.
Distribusi air bersih ini melibatkan BPBD Kabupaten Jember, perangkat RT/RW, dan masyarakat setempat. Selama kegiatan berlangsung, tidak terdapat kendala berarti di lapangan.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, tim TRC-PB BPBD Jember meninggalkan lokasi dan kembali ke markas sekitar pukul 18.30 WIB.
Penanganan tersebut menjadi bagian dari upaya BPBD Jember untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah dampak kekeringan. Selain bantuan air secara berkala, koordinasi dengan perangkat wilayah dan dinas terkait akan terus dilakukan untuk menentukan langkah penanganan lanjutan bagi warga terdampak. (tgh)