logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kekeringan Melanda Silo, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 85 KK di Mulyorejo

  • 09 Agustus 2026
  • Dibaca 25 Kali
Bagikan Via:
kekeringan-melanda-silo-bpbd-jember-salurkan-5000-liter-air-bersih-untuk-85-kk-di-mulyorejo-20260810

Kekeringan Melanda Silo, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 85 KK di Mulyorejo

JEMBER, 09 AGUSTUS 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan. Kali ini, sebanyak 5.000 liter air bersih didistribusikan ke warga Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, pada Minggu, 09 Agustus 2026.

Distribusi tersebut merupakan penyaluran air bersih ke-4 untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air akibat dampak musim kemarau. Sebanyak 85 kepala keluarga (KK) di RT 01 dan RT 02 RW 07 tercatat terdampak kondisi kekeringan di wilayah tersebut.

Berdasarkan hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember pada Sabtu, 1 Agustus 2026, warga Dusun Baban Timur telah mengalami kesulitan memperoleh air bersih sejak Juli 2026. Kondisi tersebut semakin dirasakan karena wilayah RW 07 belum memiliki jaringan pipanisasi yang dapat mendukung ketersediaan air bagi masyarakat.

Selama ini, warga mengandalkan sumur sebagai sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, sumur-sumur warga dengan kedalaman sekitar 15 meter kini mengalami kekeringan. Untuk memperoleh air, sebagian warga bahkan harus menempuh perjalanan sekitar 3 kilometer menuju sungai terdekat.

Kondisi tersebut berdampak terhadap 45 KK di RT 01 RW 07 dan 40 KK di RT 02 RW 07. Untuk memudahkan penyaluran sekaligus akses masyarakat terhadap bantuan, air bersih didistribusikan ke lima titik tandon yang tersebar di wilayah terdampak.

Lima titik tersebut meliputi dua tandon di RT 01 RW 07 yang masing-masing melayani sekitar 25 KK dan 20 KK. Sementara di RT 02 RW 07 terdapat tiga titik tandon yang melayani masing-masing sekitar 15 KK, 15 KK, dan 10 KK.

Selain menyalurkan air bersih, BPBD Kabupaten Jember juga memberikan dukungan sarana penampungan air. Dalam kegiatan tersebut, BPBD mendistribusikan satu unit tandon berkapasitas 1.200 liter ke RT 02 RW 07. Dengan demikian, di lokasi terdampak saat ini tersedia empat tandon berkapasitas 1.200 liter dan satu tandon lama berkapasitas 2.200 liter.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabuapaten Jember, Holek menyampaikan bahwa distribusi air bersih dilakukan sebagai bentuk respons terhadap kondisi masyarakat yang kesulitan mendapatkan sumber air akibat musim kemarau.

“Bantuan air bersih ini kami salurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan. Kondisi di lapangan menunjukkan warga cukup kesulitan mendapatkan air karena sumur yang menjadi sumber utama mereka sudah mengering,” ujar Holek.

Menurutnya, keberadaan tandon di sejumlah titik diharapkan dapat mempermudah masyarakat memperoleh air bersih tanpa harus menempuh jarak yang jauh menuju sumber air.

“Dengan adanya tandon di beberapa titik, masyarakat bisa lebih mudah mengambil air untuk kebutuhan sehari-hari. Kami juga mengimbau agar air yang tersedia dapat digunakan secara bijak dan diprioritaskan untuk kebutuhan pokok,” tambahnya.

Kegiatan distribusi dimulai sejak pukul 09.00 WIB dengan keberangkatan tim menuju lokasi terdampak. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 11.30 WIB dan kemudian melakukan penyaluran bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter ke tandon-tandon yang telah disiapkan. Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat serta melakukan dokumentasi kegiatan.

Penanganan kekeringan di Dusun Baban Timur tersebut dilaksanakan berdasarkan surat permohonan dari Pemerintah Desa Mulyorejo tentang permohonan bantuan air bersih, serta rekomendasi TRC BPBD berdasarkan hasil asesmen lapangan.

BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan agar distribusi air bersih ke wilayah terdampak dilakukan secara berkala, yakni setiap dua hari sekali dengan kapasitas 5.000 liter. Langkah tersebut diperlukan untuk menjaga ketersediaan air bagi masyarakat selama kondisi kekeringan masih berlangsung.

Seluruh rangkaian kegiatan distribusi air bersih berjalan aman dan lancar tanpa kendala. Kegiatan selesai pada pukul 18.00 WIB. BPBD Kabupaten Jember bersama masyarakat akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi ketersediaan air di wilayah tersebut sebagai bagian dari upaya penanganan dampak kekeringan. (bob)

Galeri Foto