logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kekeringan Membayangi Antirogo, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih

  • 21 Oktober 2026
  • Dibaca 28 Kali
Bagikan Via:
kekeringan-membayangi-antirogo-bpbd-jember-salurkan-5000-liter-air-bersih-20261021

Kekeringan Membayangi Antirogo, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih

JEMBER, 21 OKTOBER 2026 – Sebanyak 105 kepala keluarga (KK) di Lingkungan Jambuan, RT 02/RW 12, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, menerima bantuan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, Rabu 21 Oktober 2026. Distribusi ini dilakukan sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak kekeringan.

Dalam penyaluran perdana tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember mendistribusikan sebanyak 5.000 liter air bersih yang ditempatkan di tandon BPBD. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga di tengah keterbatasan pasokan air bersih.

Penyaluran air bersih tersebut merupakan tindak lanjut atas surat permohonan bantuan dari Kelurahan Antirogo. Permohonan itu menjadi dasar pelaksanaan distribusi air bersih bagi masyarakat di wilayah Lingkungan Jambuan.

Tim TRC BPBD Jember mulai bergerak menuju lokasi pada pukul 16.30 WIB. Setibanya di lokasi, petugas melakukan koordinasi dengan perangkat RT/RW dan warga setempat untuk memastikan proses penyaluran berjalan dengan baik. Selain mendistribusikan air bersih, petugas juga memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat.

Petugas TRC BPBD Kabupaten Jember, Iwan Mujiantoro, menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Berdasarkan laporan pelaksanaan, distribusi perdana ini menjangkau 105 KK di RT 02/RW 12. Tim kemudian menyelesaikan kegiatan dan kembali ke markas komando pada pukul 18.30 WIB.

“Pada Rabu (21/10/2026), kami telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter untuk warga di Lingkungan Jambuan, RT 02/RW 12, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari. Bantuan ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi 105 kepala keluarga yang terdampak kekeringan,” ujar Iwan.

"Kami juga merekomendasikan agar distribusi air bersih dilakukan secara berkala, yakni sebanyak 5.000 liter setiap empat hari sekali, serta berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mendukung penanganan lebih lanjut. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan kebutuhan warga selama kondisi kekeringan masih berlangsung,” sambung Iwan.

Untuk menjaga ketersediaan air bersih bagi warga, BPBD Jember merekomendasikan distribusi lanjutan sebanyak 5.000 liter setiap empat hari sekali. Pola penyaluran berkala ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih selama kondisi kekeringan masih berdampak pada lingkungan mereka.

Selain itu, hasil kegiatan akan diteruskan kepada dinas terkait untuk mendukung penanganan lebih lanjut. Koordinasi lintas sektor diperlukan agar upaya pemenuhan kebutuhan air bersih dapat berjalan secara berkelanjutan dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Keterlibatan perangkat RT/RW dan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan distribusi. Melalui koordinasi tersebut, penyaluran bantuan diharapkan dapat menjangkau warga yang membutuhkan sekaligus mendukung pemantauan kondisi ketersediaan air di wilayah terdampak.

BPBD Kabupaten Jember terus melakukan upaya penanganan dampak kekeringan melalui distribusi air bersih dan koordinasi dengan unsur terkait. Bantuan yang disalurkan di Lingkungan Jambuan ini menjadi langkah awal untuk membantu menjaga pemenuhan kebutuhan dasar 105 KK, sembari menunggu penanganan lanjutan dari instansi terkait.

Pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat terus berkoordinasi dalam melaporkan perkembangan kondisi air bersih agar langkah penanganan dapat disesuaikan dengan kebutuhan warga di lapangan. (bob)

Galeri Foto