Kekeringan Mengancam Kebutuhan Air Warga, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih ke Patempuran
- 29 Oktober 2026
- Dibaca 45 Kali
Bagikan Via:
Kekeringan Mengancam Kebutuhan Air Warga, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih ke Patempuran
JEMBER, 29 OKTOBER 2026 – Dampak kekeringan masih dirasakan masyarakat di Kabupaten Jember. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter kepada warga Dusun Junggrang II, Desa Patempuran, Kecamatan Kalisat, Rabu 28 Oktober 2026 malam.
Distribusi air bersih perdana di lokasi tersebut menyasar warga RT 32 dan RT 33 RW 08 yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Berdasarkan hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember, sebanyak 89 kepala keluarga (KK) membutuhkan bantuan air bersih. Rinciannya, 46 KK berada di RT 32 dan 43 KK di RT 33 RW 08.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan setelah adanya laporan melalui Wadul Gus’e ID WhatsApp dengan nomor aduan Q 2410261730513. Laporan yang disampaikan Siti Aisah Nari Rudin itu berisi permohonan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di wilayah setempat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, TRC BPBD Kabupaten Jember bergerak menuju lokasi pada pukul 19.30 WIB. Petugas kemudian berkoordinasi dengan perangkat RT/RW dan warga sebelum melaksanakan distribusi bantuan.
Sebanyak satu truk tangki berkapasitas 5.000 liter air bersih disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain itu, BPBD Jember juga mendistribusikan empat unit tandon air sebagai tempat penampungan guna memudahkan warga mengakses persediaan air bersih.
TRC BPBD Kabupaten Jember, Moh Agus Shofaudin, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat dan hasil asesmen di lapangan.
“Penyaluran air bersih ini merupakan upaya BPBD Kabupaten Jember untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Berdasarkan hasil asesmen, terdapat 89 kepala keluarga di RT 32 dan RT 33 RW 08 Dusun Junggrang II, Desa Patempuran, yang membutuhkan bantuan air bersih. Kami telah menyalurkan 5.000 liter air bersih dan empat unit tandon untuk membantu memenuhi kebutuhan warga,” ujar Moh Agus Shofaudin.
Ia menambahkan, berdasarkan rekomendasi hasil asesmen TRC pada 26 Oktober 2026, distribusi air bersih di lokasi terdampak perlu dilakukan secara berkala setiap empat hari sekali dengan kapasitas 5.000 liter dalam setiap penyaluran.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat selama dampak kekeringan masih berlangsung. BPBD Jember juga merekomendasikan agar laporan tersebut diteruskan kepada dinas terkait untuk penanganan lebih lanjut sesuai kebutuhan di lapangan.
Keterlibatan perangkat RT/RW dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran distribusi bantuan. Koordinasi tersebut diperlukan agar penyaluran air bersih dapat menjangkau warga yang membutuhkan secara tertib dan tepat sasaran.
Kegiatan distribusi air bersih selesai pada pukul 21.00 WIB. BPBD Kabupaten Jember terus mendorong penanganan dampak kekeringan melalui asesmen dan penyaluran bantuan sesuai kondisi serta kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak. (bob)