logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kemarau Berkepanjangan, Warga Tegal Gede Butuh Bantuan Air Bersih Setiap Dua Hari

  • 13 Oktober 2026
  • Dibaca 15 Kali
Bagikan Via:
kemarau-berkepanjangan-warga-tegal-gede-butuh-bantuan-air-bersih-setiap-dua-hari-20261013

Kemarau Berkepanjangan, Warga Tegal Gede Butuh Bantuan Air Bersih Setiap Dua Hari

JEMBER, 13 OKTOBER 2026 – Krisis air bersih masih menjadi persoalan bagi warga RT 04 RW 07, Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Sejak Juli 2026, sejumlah sumur warga mulai mengering di tengah musim kemarau, memaksa masyarakat membutuhkan bantuan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama BPBD Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter pada Selasa (13/10/2026). Distribusi tersebut merupakan penyaluran ke-26 dalam rangka penanganan dampak kekeringan di Kabupaten Jember.

Bantuan kali ini menyasar sekitar 40 kepala keluarga (KK) di RT 04 RW 07, Kelurahan Tegal Gede. Berdasarkan laporan di lapangan, sumur warga yang memiliki kedalaman sekitar 8 hingga 10 meter mulai mengalami kekeringan sejak beberapa bulan terakhir. Sementara itu, sumber mata air terdekat berjarak sekitar satu kilometer dari permukiman.

Kondisi tersebut membuat pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi tantangan bagi warga. Di tengah keterbatasan sumber air, ketersediaan pasokan dari pemerintah menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar selama musim kemarau.

Penyaluran bantuan dilakukan setelah adanya permohonan dari pihak Kelurahan Tegal Gede melalui surat tentang Permohonan Bantuan Distribusi Air Bersih.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bergerak menuju lokasi pada pukul 13.50 WIB. Setibanya di lokasi, petugas melakukan koordinasi dengan lingkungan setempat dan menyalurkan 5.000 liter air bersih ke tandon milik warga yang telah disiapkan sebagai tempat penampungan. Petugas juga memberikan edukasi kebencanaan serta melakukan dokumentasi kegiatan.

Narasumber BPBD Kabupaten Jember, Septa Tri Satya Budi dari Tim Reaksi Cepat (TRC), menjelaskan bahwa distribusi air bersih merupakan bagian dari upaya membantu warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau.

“Penyaluran air bersih ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan. Di lokasi ini, terdapat sekitar 40 kepala keluarga yang membutuhkan pasokan air bersih, sementara sejumlah sumur warga mulai mengering,” ujar Septa

Untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, BPBD merekomendasikan distribusi air bersih sebanyak 5.000 liter setiap dua hari sekali. Pola penyaluran berkala tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan air bagi warga selama kondisi kekeringan masih berlangsung.

Dari sisi sarana pendukung, warga telah menyediakan satu unit tandon berkapasitas 5.000 liter milik ketua RT untuk menampung bantuan air bersih. Ketersediaan tandon ini diharapkan mempermudah proses distribusi dan pemanfaatan air oleh masyarakat setempat.

BPBD juga merekomendasikan agar kondisi tersebut diteruskan kepada dinas terkait untuk mendapatkan penanganan lanjutan. Langkah ini penting agar penanganan kekeringan tidak hanya bergantung pada distribusi air bersih, tetapi juga mempertimbangkan solusi yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat.

Distribusi air bersih di Tegal Gede dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026.

Melalui koordinasi antara BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Jember, perangkat RT/RW, dan warga, penyaluran bantuan berlangsung aman dan kondusif. Meski demikian, kebutuhan distribusi rutin menunjukkan pentingnya penanganan berkelanjutan agar masyarakat tetap memperoleh akses air bersih selama musim kemarau. (bob)

Galeri Foto