logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kerja Bakti Pascatanah Longsor di Kaliwates Jember, Akses Lingkungan Kembali Normal

  • 29 Maret 2026
  • Dibaca 214 Kali
Bagikan Via:
kerja-bakti-pascatanah-longsor-di-kaliwates-jember-akses-lingkungan-kembali-normal-20260330

Kerja Bakti Pascatanah Longsor di Kaliwates Jember, Akses Lingkungan Kembali Normal

JEMBER, 29 MARET 2026 - Warga bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember melakukan kerja bakti pascakejadian tanah longsor di Jalan Ahmad Yani X, Lingkungan Kepatihan, RT 03 RW 01, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Minggu 29 Maret 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk membersihkan material longsor sekaligus memulihkan kondisi lingkungan terdampak.

Peristiwa longsor terjadi setelah hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari. Sekitar pukul 15.55 WIB, tebing di kawasan permukiman ambrol dan menyebabkan pagar rumah milik Indah Wijaya roboh. Material longsor juga menimpa bagian depan rumah milik Sarman (49), menutup sebagian halaman, atap rumah, serta akses jalan lingkungan.

Anggota TRC BPBD Jember, Qoidul Umam, mengatakan bahwa longsor dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang menyebabkan struktur tanah menjadi labil. Selain tanah, material yang terbawa juga berupa bebatuan serta batang pohon tumbang.

“Material longsor cukup banyak hingga menutup akses jalan lingkungan. Selain itu, bagian depan rumah warga juga terdampak, termasuk pagar dan sebagian atap,” ujar Qoidul Umam saat dikonfirmasi.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Jember, unsur kecamatan, TNI-Polri, relawan, serta warga setempat langsung melakukan penanganan di lokasi. Upaya yang dilakukan meliputi koordinasi, pembersihan material longsor, serta pendataan dampak kerugian oleh tim Jitupasna.

Kerja bakti difokuskan pada pembersihan material tanah, batu, dan sisa pohon yang menutup akses jalan agar aktivitas warga dapat kembali normal. Selain itu, langkah mitigasi juga mulai disiapkan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

“Pembersihan sudah selesai dilakukan dan kondisi saat ini aman serta terkendali. Akses jalan lingkungan juga sudah bisa dilalui kembali,” kata Qoidul.

Sebagai langkah pencegahan, BPBD Jember merekomendasikan perbaikan dan penguatan struktur tebing di lokasi rawan longsor, termasuk pembangunan talud atau bronjong. Selain itu, penanaman vegetasi berakar kuat juga dinilai penting untuk menjaga kestabilan tanah.

BPBD juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan lebat yang berpotensi memicu longsor. Edukasi terkait kesiapsiagaan bencana akan terus dilakukan guna meminimalkan risiko di wilayah rawan.

“Kesadaran masyarakat sangat penting. Dengan mitigasi yang tepat dan kerja sama semua pihak, risiko bencana bisa ditekan,” ujar Qoidul Umam. (tgh)

Galeri Foto