logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan

Ketua KWT Marlena Klungkung Dorong Dukungan Berkelanjutan untuk Pengembangan Produk Lokal

  • 01 Juli 2026
  • Dibaca 35 Kali
Bagikan Via:
ketua-kwt-marlena-klungkung-dorong-dukungan-berkelanjutan-untuk-pengembangan-produk-lokal-20260702

Ketua KWT Marlena Klungkung Dorong Dukungan Berkelanjutan untuk Pengembangan Produk Lokal

JEMBER, 01 JULI 2026 - Kelompok Wanita Tani (KWT) memiliki peran yang semakin penting dalam mendorong ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga. Agar mampu berkembang secara optimal, kelompok-kelompok tani perempuan masih membutuhkan pendampingan, peningkatan kapasitas, serta dukungan promosi yang berkelanjutan dari pemerintah.

Harapan tersebut disampaikan Ketua KWT Marlena Klungkung, Veni Nur Aini. Menurutnya, sebagai kelompok yang masih dalam tahap pengembangan, KWT memerlukan banyak pembelajaran agar mampu mengelola organisasi sekaligus menghasilkan produk pertanian yang memiliki nilai tambah.

"Kami masih tergolong kelompok yang baru, sehingga masih membutuhkan banyak ilmu dan pendampingan agar bisa berkembang. Kami ingin kelompok ini semakin mandiri dan mampu menghasilkan produk yang berkualitas," ujar Veni.

Harapan tersebut disampaikan Veni usai mengikuti rangkaian edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam Program Bunga Desaku yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Jember di Kecamatan Sukorambi pada Minggu, 28 Juni 2026. Menurutnya, materi yang disampaikan para narasumber memberikan wawasan baru yang dapat diterapkan dalam pengembangan kelompok.

Ia menilai, penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan kelompok wanita tani. Kesempatan memperoleh wawasan melalui program pemberdayaan masyarakat dinilai mampu meningkatkan kapasitas anggota untuk terus berinovasi dalam mengembangkan usaha pertanian.

Menurut Veni, keberadaan KWT tidak hanya menjadi wadah belajar bagi para anggotanya, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian masyarakat melalui berbagai produk olahan hasil pertanian.

"KWT bukan hanya tempat berkumpul, tetapi juga menghasilkan berbagai produk yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Kami berharap pemerintah dapat membantu membuka akses promosi dan pemasaran agar produk kami semakin dikenal masyarakat," katanya.

Ia menjelaskan bahwa dukungan tersebut tidak hanya berupa pelatihan, tetapi juga pendampingan dalam pengemasan produk, pemasaran, hingga perluasan jaringan usaha. Dengan demikian, hasil karya anggota KWT dapat memiliki daya saing yang lebih tinggi dan memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga.

Menurut Veni, berbagai program pemberdayaan yang dihadirkan Pemerintah Kabupaten Jember menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa. Pendampingan yang berkelanjutan dinilai penting agar ilmu yang diperoleh masyarakat dapat diterapkan secara nyata dan menghasilkan dampak ekonomi.

Ke depan, ia berharap sinergi antara pemerintah dan kelompok wanita tani terus diperkuat melalui program-program pemberdayaan yang berkelanjutan. Dengan dukungan tersebut, KWT diyakini mampu berkembang menjadi kelompok yang mandiri, produktif, serta turut berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi daerah melalui produk-produk lokal yang dihasilkan anggotanya. (ima)

Galeri Foto