Kohati HMI Cabang Jember Gagas Gerakan 'Kohati Tangguh': Perangi Stunting Demi Masa Depan Anak
- 28 Agustus 2025
- Dibaca 710 Kali
Bagikan Via:
Kohati HMI Cabang Jember Gagas Gerakan 'Kohati Tangguh': Perangi Stunting Demi Masa Depan Anak
Rabu, 27 Agustus 2025
Korps HMI-Wati (Kohati) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jember menggelar sebuah gebrakan penting untuk memerangi stunting, isu kesehatan yang kian menjadi perhatian. Dalam sebuah acara bertajuk "Kohati Tangguh: Generasi Hebat Cegah Stunting untuk Mewujudkan Masa Depan yang Cemerlang," Kohati HMI Cabang Jember menunjukkan komitmennya sebagai agen perubahan dalam masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Kemuningsari Lor dan dihadiri oleh kader HMI-wati, serta perempuan dan anak-anak, termasuk ibu hamil dan menyusui di desa tersebut.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Kohati HMI Cabang Jember periode 2025/2026, Yunda Hanny Hilmia Fairuza, menekankan peran sentral perempuan dalam penanganan stunting. Ia menjelaskan bahwa stunting bukan hanya masalah gizi, tetapi juga tantangan multidimensi yang mempengaruhi masa depan bangsa. Hanny menyoroti data dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024 yang menunjukkan Jember berada di peringkat pertama dengan angka stunting tertinggi, yaitu 30,4%. Menurutnya, angka tersebut merupakan peringatan yang harus ditanggapi serius. Melalui program 'Kohati Tangguh', pihaknya berupaya memberdayakan perempuan sebagai garda terdepan, mengingat peran ibu yang sangat krusial dalam pola asuh dan pemenuhan gizi keluarga.
Kegiatan "Kohati Tangguh" dirancang dengan pendekatan holistik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, membangun kapasitas perempuan, dan menumbuhkan sikap kolaboratif. Kohati meyakini bahwa pencegahan stunting dimulai dari pemahaman mendalam tentang pentingnya gizi seimbang, pola asuh, dan sanitasi yang baik. Melalui serangkaian sesi edukasi dan sosialisasi, calon ibu dan ibu dibekali pengetahuan praktis untuk deteksi dini dan pencegahan stunting. Melalui pemberdayaan perempuan, khususnya ibu hamil dan menyusui, Kohati berharap dapat menciptakan agent of change yang mampu menyebarkan pengetahuan dan praktik sehat dalam upaya mengatasi stunting di lingkungan terdekat mereka. Kohati juga menargetkan lahirnya rekomendasi kebijakan bagi pemangku kepentingan di Jember, sehingga kegiatan ini tidak hanya berfokus pada edukasi, tetapi juga mendorong advokasi untuk perubahan yang lebih luas.
Gerakan ini merupakan bukti nyata bahwa organisasi kemahasiswaan memiliki peran vital dalam menyelesaikan isu-isu sosial yang kompleks. Kohati HMI Cabang Jember telah mengambil langkah berani dengan memelopori gerakan ini, memberikan harapan baru bagi masa depan anak-anak Jember yang lebih baik.