Krisis Air Bersih Mengancam 185 KK di Baratan Jember, BPBD Salurkan 5.000 Liter
- 24 Oktober 2026
- Dibaca 2 Kali
Bagikan Via:
Krisis Air Bersih Mengancam 185 KK di Baratan Jember, BPBD Salurkan 5.000 Liter
JEMBER, 24 Oktober 2026 – Sebanyak 185 kepala keluarga (KK) di Lingkungan Glisat, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, terdampak bencana kekeringan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga.
Distribusi air bersih tersebut merupakan penyaluran kedua sebagai bagian dari penanganan bencana kekeringan di wilayah tersebut. Bantuan disalurkan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Jember pada Jumat, 23 Oktober 2026 sekitar pukul 11.30 WIB.
Anggota TRC-PB BPBD Kabupaten Jember, Agit Maulana, mengatakan distribusi dilakukan setelah pihaknya menerima permohonan bantuan air bersih dari Kelurahan Baratan.
“Distribusi ini merupakan penanganan lanjutan karena warga masih membutuhkan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Agit.
Berdasarkan pendataan di lapangan, warga terdampak tersebar di tiga wilayah. Sebanyak 75 KK berada di RT 03/RW 05, kemudian 40 KK di RT 02/RW 04, serta 70 KK di RT 03 dan RT 04/RW 04. Total terdapat 185 KK yang membutuhkan dukungan pasokan air bersih.
Sebelum distribusi dilakukan, TRC-PB BPBD Jember menuju lokasi untuk melakukan koordinasi dengan perangkat RT/RW dan warga. Petugas juga melakukan pemantauan kondisi kebutuhan air masyarakat sekaligus memberikan edukasi kebencanaan.
BPBD menyalurkan satu tangki air bersih berkapasitas 5.000 liter. Air tersebut kemudian ditempatkan pada tiga tandon yang telah disediakan di lokasi terdampak sehingga warga dapat memanfaatkannya secara bersama-sama.
Agit menjelaskan, bantuan air bersih tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar selama sumber air warga belum mencukupi akibat kondisi kekeringan.
“Untuk menjaga ketersediaan air bagi warga, kami merekomendasikan distribusi dilakukan kembali sebanyak 5.000 liter setiap empat hari sekali,” ujarnya.
Selain penyaluran air bersih, BPBD Jember juga merekomendasikan agar kondisi tersebut diteruskan kepada dinas terkait untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, terutama terkait pemenuhan kebutuhan air masyarakat secara berkelanjutan.
Kegiatan distribusi melibatkan BPBD Kabupaten Jember bersama perangkat RT/RW dan warga. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, kondusif, dan lancar tanpa kendala berarti.
BPBD Jember terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang mengalami kesulitan air bersih sebagai bagian dari upaya penanganan dampak kekeringan. Distribusi bantuan akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan hasil pemantauan kondisi di lapangan.(tgh)