Lacak Jentik, Cegah DBD: Puskesmas Jelbuk Perkuat Pencegahan DBD di Desa Sukowiryo
- 29 September 2026
- Dibaca 90 Kali
Bagikan Via:
Lacak Jentik, Cegah DBD: Puskesmas Jelbuk Perkuat Pencegahan DBD di Desa Sukowiryo
Sebagai langkah cepat dalam mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), tim tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Jelbuk melaksanakan Penyelidikan Epidemiologi (PE) DBD di Dusun Sudung Barat, Desa Sukowiryo, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember.
Kegiatan yang dilakukan Selasa, 29 September 2026 ini dilakukan sebagai bagian dari upaya kewaspadaan dan pengendalian penyakit menular di wilayah kerja Puskesmas Jelbuk, khususnya dalam mengidentifikasi potensi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti serta mencegah terjadinya penularan DBD di lingkungan masyarakat.
Dalam pelaksanaan PE, tim tenaga kesehatan yang terdiri dari Penanggung Jawab Program Surveilans Ibu Fenny Hotimatul, S.KM dan Penanggung Jawab Program P2TVZ Bapak Egis Surahman, S.Kep.Ners melakukan pelacakan sumber penularan dengan mengidentifikasi kondisi lingkungan dan keberadaan tempat-tempat yang berpotensi menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap jentik nyamuk pada tempat penampungan air di lingkungan rumah warga.
Selain melakukan pemeriksaan, tim memberikan Abate pada tempat penampungan air yang memenuhi kriteria untuk membantu mengendalikan jentik nyamuk. Masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk, serta berbagai upaya pencegahan lainnya.
Edukasi 3M Plus menjadi bagian penting dalam kegiatan PE karena pengendalian DBD membutuhkan peran aktif masyarakat. Warga diajak untuk secara rutin memantau lingkungan sekitar rumah dan segera melakukan pemberantasan tempat-tempat yang dapat menjadi sarang nyamuk.
Melalui kegiatan tersebut, Puskesmas Jelbuk tidak hanya melakukan identifikasi potensi penularan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pencegahan secara mandiri dan berkelanjutan.
Kegiatan PE DBD di Dusun Sudung Barat menjadi salah satu bentuk respons aktif Puskesmas Jelbuk dalam melindungi masyarakat dari risiko penyebaran penyakit, sekaligus memperkuat kolaborasi antara tenaga kesehatan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat.
Dengan semangat “Puskesmas Jelbuk Siap Memberi yang Terbaik”, Puskesmas Jelbuk terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama memutus rantai penularan DBD mulai dari lingkungan tempat tinggal.