Lansia Hilang Saat Mencari Kayu Bakar di Arjasa Ditemukan Selamat, Tim SAR Gabungan Lakukan Evakuasi
- 06 Juli 2026
- Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
Lansia Hilang Saat Mencari Kayu Bakar di Arjasa Ditemukan Selamat, Tim SAR Gabungan Lakukan Evakuasi
JEMBER, 06 JULI 2026 – Seorang perempuan lanjut usia (lansia) bernama Bu Awa (66), warga Dusun Gading RT 001/RW 004, Desa Darsono, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, yang dilaporkan hilang saat mencari kayu bakar dan sisa kopi di kawasan perkebunan, akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh Tim SAR Gabungan pada Senin, 06 Juli 2026 sore.
Korban sebelumnya dilaporkan tidak kembali ke rumah setelah berpamitan kepada keluarganya pada Minggu, 05 Juli 2026, untuk mencari kayu bakar dan mengumpulkan sisa kopi di kawasan kebun yang berada di wilayah Rayap Atas, Kecamatan Arjasa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban berangkat seorang diri pada pagi hingga siang hari. Namun, hingga sekitar pukul 16.00 WIB, Bu Awa belum juga kembali ke rumah. Kondisi tersebut membuat keluarga mulai khawatir. Pencarian secara mandiri pun dilakukan bersama warga sekitar hingga malam hari.
Sekitar pukul 22.00 WIB, keluarga dibantu masyarakat menyisir sejumlah titik yang biasa dilalui korban. Meski pencarian berlangsung selama beberapa jam, keberadaan korban belum berhasil ditemukan sehingga kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember segera berkoordinasi dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi Pos Jember. Pada Senin siang sekitar pukul 13.00 WIB, tim bergerak menuju lokasi kejadian dan tiba sekitar pukul 13.30 WIB.
Operasi pencarian kemudian dilakukan secara terpadu dengan metode pencarian darat di area perkebunan dan jalur yang diduga dilalui korban. Tim SAR Gabungan menyisir kawasan semak, jalan setapak, hingga area kebun yang memiliki kontur cukup menantang.
Upaya pencarian tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 16.05 WIB, korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Tim SAR Gabungan selanjutnya melakukan proses evakuasi dan membawa korban menuju Puskesmas Arjasa untuk menjalani pemeriksaan kesehatan, perawatan, serta pengobatan sebelum akhirnya diserahkan kembali kepada pihak keluarga.
Selama proses operasi pencarian, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah berawan sehingga mendukung mobilitas tim di lapangan. Selain itu, tidak terdapat kendala berarti yang menghambat jalannya operasi pencarian.
Dalam operasi tersebut, tim gabungan didukung berbagai peralatan, di antaranya satu unit Rescue Car Type 2, satu set peralatan Jungle Rescue, satu set perlengkapan mountaineering, satu set peralatan medis lengkap, tiga unit alat komunikasi, serta satu kantong jenazah sebagai bagian dari standar perlengkapan operasi SAR.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD Kabupaten Jember, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi Pos Jember, Polsek Arjasa, Koramil Arjasa, Puskesmas Arjasa, perangkat Desa Darsono, PMI Jember, Baret Rescue, Relawan Ben Sromben, hingga masyarakat setempat yang turut membantu penyisiran lokasi.
Personel BPBD Kabupaten Jember, Shofi Diaulhaq, mengatakan bahwa keberhasilan operasi ini tidak lepas dari koordinasi yang baik antarunsur yang terlibat serta partisipasi aktif masyarakat.
"Begitu laporan kami terima, tim segera melakukan koordinasi dengan seluruh unsur terkait dan bergerak menuju lokasi. Berkat kerja sama yang solid antara Tim SAR Gabungan, relawan, aparat, serta masyarakat, korban akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah terlibat dalam operasi ini," ujar Shofi Diaulhaq.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di kawasan perkebunan, hutan, maupun area dengan kondisi medan yang cukup sulit, agar tidak bepergian seorang diri serta selalu memberi informasi kepada keluarga mengenai tujuan dan perkiraan waktu kembali.
"Dengan adanya komunikasi yang baik kepada keluarga maupun perangkat desa, proses pencarian akan lebih mudah dilakukan apabila terjadi kondisi darurat. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas di alam terbuka," tambahnya.
Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai. Korban telah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Arjasa sebelum diserahkan kembali kepada keluarga untuk menjalani pemulihan. (bob)