logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Lurah Patrang Pimpin Pembersihan Rumpun Bambu di Sungai Rembangan

  • 14 April 2026
  • Dibaca 178 Kali
Bagikan Via:
lurah-patrang-pimpin-pembersihan-rumpun-bambu-di-sungai-rembangan-20260415

Lurah Patrang Pimpin Pembersihan Rumpun Bambu di Sungai Rembangan

JEMBER, 14 APRIL 2026 - Bunyi deru mesin gergaji di bawah jembatan Jalan Manggar, Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Selasa 14 April 2026 pagi, bergema. Bersamaan dengan raung suara mesin gergaji itu, puluhan warga terlihat bergotong royong menyingkirkan rumpun bambu yang tersangkut dan mulai menghambat aliran air Sungai Rembangan.

Pemandangan itu bukan sekadar kerja bakti biasa. Di tengah lumpur dan genangan, Lurah Patrang, Hariyono, ikut turun langsung. Tangannya sigap mengarahkan mesin gergaji, memotong batang-batang bambu yang menumpuk di bawah jembatan.

Sesekali ia berhenti, memberi instruksi, lalu kembali bekerja bersama warga. “Ini bagian dari upaya bersama untuk mencegah potensi banjir. Kami bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga,” ujar Lurah Hariyono di sela kegiatan.

Laporan itu, kata Hariyono, datang dari RT dan RW setempat. Mereka mengabarkan adanya rumpun bambu yang terbawa arus dan tersangkut di bawah jembatan. "Jika dibiarkan, tumpukan tersebut berisiko menyumbat aliran sungai, terlebih di tengah musim hujan yang masih berlangsung," katanya

Hariyono menerangkan, kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Air yang tertahan dapat meluap sewaktu-waktu dan menggenangi permukiman di sekitarnya. Karena itu, pembersihan dilakukan sebagai langkah mitigasi dini mencegah sebelum bencana benar-benar terjadi.

"Tiga unit mesin gergaji kita dikerahkan untuk memotong dan Alhamdulillah semangat warga yang bahu-membahu mengangkat potongan bambu. Tak hanya itu kita juga alat penyemprot juga digunakan untuk membantu membersihkan tanah tamah yang menyangkut di rumpun bambu," terangnya.

Ia menambahkan, gotong royong ini melibatkan banyak unsur. Mulai dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tiga pilar Kelurahan Patrang, unsur Kecamatan Patrang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PSDA WS Bondoyudo Baru di Lumajang, Binamarga PUPR, Sahabat Tagana, hingga perangkat kelurahan setempat.

"Keterlibatan lintas sektor ini menjadi gambaran kuatnya sinergi dalam menjaga lingkungan, khususnya di wilayah kelurahan Patrang," tuturnya.

Di tengah aktivitas tersebut, semangat kebersamaan terasa kental. Warga saling membantu, berbagi peran, dan bekerja tanpa sekat. Apa yang dilakukan hari itu bukan hanya membersihkan sungai, tetapi juga merawat kepedulian terhadap lingkungan.

Pemerintah Kelurahan Patrang pun mengimbau masyarakat agar terus aktif melaporkan kondisi lingkungan yang berpotensi menimbulkan risiko. Sebab, dari kepedulian kecil itulah, langkah besar pencegahan bisa dimulai. (rus)

Galeri Foto