logo ppid jember kim
Oleh : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

Matangkan Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota, Bapperida Jember Gelar Rapat Laporan Akhir Pemutakhiran Dokumen EHRA dan SSK

  • 22 September 2026
  • Dibaca 13 Kali
Bagikan Via:
matangkan-strategi-sanitasi-kabupatenkota-bapperida-jember-gelar-rapat-laporan-akhir-pemutakhiran-dokumen-ehra-dan-ssk-20260922

Matangkan Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota, Bapperida Jember Gelar Rapat Laporan Akhir Pemutakhiran Dokumen EHRA dan SSK

JEMBER, 22 SEPTEMBER 2026 – Dalam rangka mempercepat penyediaan sanitasi yang aman dan  berkelanjutan di Kabupaten Jember, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Jember menggelar Rapat Laporan Akhir Pemutakhiran Penyusunan Dokumen Environmental Health Risk Assessment (EHRA) dan Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) pada Senin, 21 September 2026. Agenda penting ini diselenggarakan berdasarkan amanat Peraturan Presiden Nomor 185 Tahun 2014 tentang Percepatan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi.

Pelaksanaan rapat laporan akhir ini dilakukan secara hybrid (kombinasi daring dan luring) bertempat di Aula Bawah Barat Pemerintah Kabupaten Jember. Pelaksanaan secara hybryd ini bertujuan untuk memfasilitasi keterlibatan aktif dari jajaran stakeholder tingkat Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan jajaran Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Jember.

Rapat ini dihadiri oleh berbagai pihak strategis, di antaranya perwakilan Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Jawa Timur KemenPU, Bappeda Provinsi Jawa Timur, Dinas PRKPCK Provinsi Jawa Timur, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, DLH Provinsi Jawa Timur, dan DPMD Provinsi Jawa Timur yang hadir secara daring. Sementara peserta luring meliputi BPBD, Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas PRKPLH, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, DPMD, BPS Kabupaten Jember, dan Perumda Tirta Pandalungan.

Sepanjang proses diskusi, rapat berlangsung interaktif dengan mengemukan berbagai saran dan masukan konstruktif dari para peserta rapat, baik dari lini Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan perwakilan instansi daerah. Masukan tersebut difokuskan pada penajaman pemetaan wilayah berisiko sanitasi tinggi berdasarkan hasil studi EHRA, sinkronisasi target indikator SSK dan rencana strategi penanangan sanitasi daerah, dan mekanisme pendanaan.

Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bapperida Kabupaten Jember, Ainur Rofiq Kurniawan, S.T., M.T., menegaskan pentingnya menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang disampaikan dalam pembahasan laporan akhir ini.

"Rapat laporan akhir pemutakhiran EHRA dan SSK hari ini menjadi krusial untuk menyelaraskan arah kebijakan sanitasi Jember. Berbagai saran dan masukan konstruktif dari perwakilan Pemprov Jawa Timur dan OPD Kabupaten Jember terkait akan langsung kita akomodasi agar dokumen EHRA dan SSK ini tidak hanya lengkap secara teknis, tetapi juga realistis untuk diimplementasikan," ungkap Ainur Rofiq Kurniawan, S.T., M.T.

Melalui finalisasi dan penyerapan masukan pada laporan akhir dokumen EHRA dan SSK, Bapperida Kabupaten Jember optimistis penanganan risiko kesehatan lingkungan dan penyediaan sanitasi yang layak bagi seluruh warga Kabupaten Jember dapat terwujud secara terarah, terintegrasi, dan tepat sasaran. (tqr)

Galeri Foto