Menjadi Bagian Tak Terpisah, Bupati Instruksikan Kepala Sekolah Sosialisasi Program Pemerintah
- 23 Mei 2026
- Dibaca 105 Kali
Bagikan Via:
Menjadi Bagian Tak Terpisah, Bupati Instruksikan Kepala Sekolah Sosialisasi Program Pemerintah
JEMBER, 23 MEI 2026 – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menginstruksikan para kepala sekolah untuk ikut menyosialisasikan berbagai program kerakyatan pemerintah kepada masyarakat. Instruksi tersebut disampaikan saat pelantikan 734 kepala sekolah jenjang SD dan SMP serta 45 pengawas dan penilik sekolah di Gedung Olahraga SMP Negeri 7 Jember, Sabtu 23 Mei 2026.
Dalam pelantikan yang disebut sebagai pelantikan kepala sekolah terbesar di Jawa Timur itu, Bupati menegaskan bahwa kepala sekolah merupakan bagian dari pemerintah sehingga memiliki tanggung jawab mendukung dan menyukseskan program-program pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat.
“Bapak-Ibu sekalian hari ini dilantik oleh bupati. Artinya, Bapak-Ibu juga bagian dari pemerintah. Oleh karena itu, harus ikut menyukseskan program-program pemerintah, tidak hanya di dunia pendidikan, tetapi juga program-program lainnya,” ujar Bupati.
Menurutnya, kepala sekolah memiliki posisi strategis di tengah masyarakat sehingga dapat menjadi ujung tombak dalam menyampaikan berbagai program kerakyatan pemerintah kepada warga.
Ia mencontohkan sejumlah program Pemerintah Kabupaten Jember, seperti Universal Health Coverage (UHC), pengentasan kemiskinan, hingga program Beasiswa Cinta Bergema yang dinilai masih perlu disosialisasikan secara masif.
“Masih banyak masyarakat di Jember yang belum memahami apa itu UHC. Maka, tugas kita bersama, termasuk kepala sekolah, memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat,” katanya.
Selain itu, kepala sekolah juga diminta ikut berperan dalam edukasi penanggulangan sampah dan penguatan kepedulian sosial di lingkungan sekitar sekolah.
“Dalam upaya pengentasan kemiskinan dan penanggulangan sampah, kepala sekolah harus mampu menjabarkannya kepada bawahan maupun masyarakat sekitar,” imbuhnya.
Tak hanya program daerah, Bupati juga meminta para kepala sekolah mendukung program pemerintah pusat, seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kepala sekolah harus ikut menyukseskan program tersebut,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati turut menyampaikan bahwa Kabupaten Jember memperoleh kuota revitalisasi sekolah terbesar di Indonesia pada 2025 dengan nilai mencapai Rp90 miliar. Pada 2026, anggaran revitalisasi sekolah untuk Jember kembali bertambah.
Ia juga menepis anggapan bahwa anggaran program MBG diambil dari dana pendidikan.
“Kalau ada yang mengatakan anggaran MBG diambil dari dana pendidikan, itu tidak benar. Faktanya, kita justru mendapatkan kuota revitalisasi sekolah yang cukup besar dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Bupati mengingatkan seluruh sekolah agar menyampaikan kondisi sarana dan prasarana secara apa adanya dan tidak memanipulasi data demi mengejar akreditasi.
“Faktanya, saat ini ada sekitar 2.300 sekolah yang mengalami kerusakan berat. Kemungkinan pada tahun-tahun sebelumnya hal tersebut tidak dilaporkan dalam Dapodik karena ingin mengejar akreditasi. Ke depan, kami minta hal seperti ini tidak terjadi lagi,” pungkasnya. (al)