Monev Kecamatan Tanggul, Tinjau Pengembangan BUMDes Mulya Abadi Desa Manggisan
- 03 November 2026
- Dibaca 71 Kali
Bagikan Via:
Monev Kecamatan Tanggul, Tinjau Pengembangan BUMDes Mulya Abadi Desa Manggisan
JEMBER, 02 NOVEMBER 2026 - Kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) tingkat Kecamatan Tanggul dilaksanakan di Desa Manggisan untuk meninjau perkembangan unit usaha unggulan BUMDes Mulya Abadi. Kegiatan ini dihadiri Camat Tanggul Mohamad Faridj Wadjdi, S.Sos., Kasi PMKS Kecamatan Tanggul Sunaryati Widyastuti, S.H., M.M., pendamping desa, Kepala Desa Manggisan M. Holili beserta perangkat desa, serta Direktur BUMDes Mulya Abadi.
Tim monev berkeliling untuk meninjau langsung lokasi kandang ayam petelur yang memiliki populasi sekitar 1.000 ekor. Pemeriksaan meliputi kebersihan kandang, sirkulasi udara, jadwal pemberian pakan, kondisi kesehatan ternak, sistem pencatatan produksi telur, stok hasil panen, serta alur pemasaran yang selama ini berjalan. Tim juga mencatat sejumlah hal yang perlu mendapat perhatian, seperti penataan tempat penyimpanan telur dan kelengkapan dokumen harian.
Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Manggisan M. Holili menyampaikan bahwa usaha ayam petelur tersebut menjadi harapan besar bagi warga setempat.
“BUMDes Mulya Abadi ini harapan besar warga Manggisan. Usaha ayam petelur 1.000 ekor sudah berjalan beberapa waktu dan mulai menghasilkan telur setiap hari. Namun, kami masih memiliki kendala stabilitas harga pakan dan perlu memperluas jaringan pemasaran. Kami sangat senang tim monev datang. Semoga masukan yang diberikan bisa membuat pengelolaan semakin rapi dan manfaatnya semakin terasa bagi kesejahteraan warga,” ujarnya, Senin (2/11).
Sementara itu, Camat Tanggul Mohamad Faridj Wadjdi, S.Sos., menegaskan pentingnya pengelolaan usaha yang tertib dan berkelanjutan.
“BUMDes adalah penggerak ekonomi masyarakat desa. Jangan hanya berjalan, tetapi harus memiliki administrasi yang jelas. Pastikan kesehatan ternak selalu terpantau, pencatatan hasil produksi rapi, dan terus cari jalur pemasaran yang stabil. Jika ada kendala yang berat, segera sampaikan ke kecamatan agar bisa kita fasilitasi ke OPD terkait. Kita ingin usaha ini tidak hanya untung sesaat, tetapi bisa membuka peluang kerja baru dan menambah pendapatan asli desa,” ujarnya.
Tim monev juga berdiskusi singkat mengenai rencana pengembangan usaha ke depan, mulai dari pelatihan pengelolaan kandang hingga upaya menjalin kerja sama pemasaran dengan toko dan warung di sekitar Kecamatan Tanggul.
Seluruh temuan dan saran akan disusun dalam laporan monev sebagai bahan evaluasi dan rekomendasi tindak lanjut. Dengan demikian, diharapkan program ekonomi desa ini terus berkembang dan memberikan manfaat bagi seluruh warga Desa Manggisan. (psn)