Monitoring dan Evaluasi Bantuan Ayam Petelur di Desa Suco Berjalan Optimal, Produksi Capai 85 Persen
- 31 Maret 2026
- Dibaca 355 Kali
Bagikan Via:
Monitoring dan Evaluasi Bantuan Ayam Petelur di Desa Suco Berjalan Optimal, Produksi Capai 85 Persen
JEMBER, 31 MARET 2026 – Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Jember, Jawa Timur, terus melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap program bantuan ayam petelur bagi masyarakat. Pada Senin, 30 Maret 2026, tim dari Bidang Peternakan bersama Puskeswan Jenggawah melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi di Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari.
Kegiatan ini melibatkan tim pelaksana yang terdiri dari Amelia Rahmawati Santoso, S.Pt., Tri Wahyu Birawandi, Norma Amalia Islami, S.Tr.Pt., Bhisma Briantama, S.Pt., Hairul Anwar, A.Md., serta Setyo Hendrik Wicaksono, A.Md., Vet dari Puskeswan Jenggawah. Selain itu, kegiatan juga didukung oleh Kepala Desa Suco dan para penerima manfaat program.
Dari hasil monitoring, diketahui bahwa produksi telur dari bantuan ayam petelur menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Rata-rata produksi telur harian mencapai 85 persen, dengan kondisi kesehatan ternak yang tergolong baik.
Salah satu petugas lapangan, Setyo Hendrik Wicaksono, A.Md., Vet, menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif para penerima manfaat dalam merawat ternaknya.
“Secara umum kondisi kesehatan ayam sangat baik. Peternak juga sudah cukup mandiri dalam penanganan, dan jika ada kendala langsung dilaporkan ke petugas,” ujar Setyo Hendrik Wicaksono.
Selain itu, program ini juga memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Telur hasil produksi tidak hanya dikonsumsi sendiri, tetapi juga dijual melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang melakukan pengambilan setiap enam hari sekali.
Dalam kegiatan tersebut juga dipastikan bahwa distribusi pakan telah berjalan dengan baik, dengan total 40 penerima manfaat yang telah menerima bantuan secara merata.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, DKPPP Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat agar program bantuan ternak tidak hanya berjalan optimal, tetapi juga berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi warga desa. (ran)