logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan

Monitoring Lumbung Pangan Masyarakat di Ledokombo, DKPPP Jember Pastikan LPM Sumber Rejeki Masih Aktif

  • 19 Mei 2026
  • Dibaca 88 Kali
Bagikan Via:
monitoring-lumbung-pangan-masyarakat-di-ledokombo-dkppp-jember-pastikan-lpm-sumber-rejeki-masih-aktif-20260519

Monitoring Lumbung Pangan Masyarakat di Ledokombo, DKPPP Jember Pastikan LPM Sumber Rejeki Masih Aktif

JEMBER 19 MEI 2026 – Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Jember melaksanakan kegiatan monitoring data dan informasi terbaru terkait kondisi Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) di Kabupaten Jember, Rabu pekan kemarin. Kegiatan tersebut dilaksanakan di LPM Sumber Rejeki yang berlokasi di Desa Sukogidri, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember.

Monitoring dilakukan oleh tim pelaksana yang terdiri dari drh. Welas Wahyu W, Crysse Zuliana, Vika Nurluthfiyani N, Sugeng Tri Mulyono, dan Ragil Puspitasari. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keberlangsungan fungsi lumbung pangan masyarakat sebagai salah satu upaya menjaga ketahanan pangan di tingkat desa.

Berdasarkan hasil monitoring, diketahui bahwa LPM Sumber Rejeki didirikan pada tahun 2022 melalui sumber pendanaan Dana Alokasi Khusus (DAK). Lumbung pangan tersebut hingga saat ini masih aktif dan dimanfaatkan oleh para kelompok tani di wilayah setempat.

Dalam pengelolaannya, terdapat lima kelompok tani yang tergabung di dalam LPM Sumber Rejeki. Masing-masing kelompok memiliki anggota sekitar 30 hingga 40 orang. Keberadaan lumbung pangan dinilai masih memiliki peran penting dalam mendukung penyimpanan hasil panen serta menjaga stabilitas pangan masyarakat desa.

Namun demikian, hasil monitoring juga menunjukkan bahwa pemanfaatan lumbung selama kurang lebih sembilan bulan terakhir belum berjalan optimal. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh persaingan harga dengan tengkulak yang menyebabkan stok gabah di lumbung menjadi terbatas. Para petani cenderung langsung menjual hasil panennya kepada tengkulak karena harga yang ditawarkan dinilai lebih kompetitif.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPPP Kabupaten Jember, drh. Welas Wahyu W, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pendampingan dan evaluasi agar keberadaan LPM tetap dapat berfungsi secara maksimal bagi masyarakat tani.

“Lumbung Pangan Masyarakat masih memiliki peran strategis dalam menjaga cadangan pangan di tingkat desa. Meskipun saat ini terdapat kendala persaingan harga dengan tengkulak, kami akan terus melakukan pembinaan dan penguatan kelembagaan agar LPM tetap aktif dan mampu memberikan manfaat bagi petani,” ujar Welas Wahyu W.

Melalui kegiatan monitoring ini, DKPPP Kabupaten Jember berharap keberadaan LPM dapat terus berkembang dan menjadi salah satu pilar penguatan ketahanan pangan masyarakat di Kabupaten Jember. (ran)

Galeri Foto