Muspika Sukorambi Perluas Akses Layanan Kesehatan, Sosialisasikan UHC hingga Pelosok melalui JUWITA
- 24 April 2026
- Dibaca 874 Kali
Bagikan Via:
Muspika Sukorambi Perluas Akses Layanan Kesehatan, Sosialisasikan UHC hingga Pelosok melalui JUWITA
JEMBER, 24 April 2026 — Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Sukorambi bersama UPTD Puskesmas Sukorambi mengintensifkan sosialisasi program Universal Health Coverage (UHC) hingga ke pelosok desa melalui kegiatan JUWITA (Jum’at Bermusyawarah karena Cinta), Jumat, 24 April 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Istiqlal, Dusun Gendir, Desa Klungkung, ini menjadi bagian dari strategi jemput bola untuk memastikan akses layanan kesehatan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Camat Sukorambi, Musyaffa, S.HI., M.M., menegaskan bahwa pendekatan langsung melalui forum JUWITA dinilai efektif dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat.
“Melalui pendekatan dialogis, kami dapat mengidentifikasi kebutuhan warga sekaligus memastikan mereka memahami hak atas layanan kesehatan,” ujarnya.
Kepala UPTD Puskesmas Sukorambi, Sri Isna Amelia Ahmad, menyatakan dukungan penuh terhadap program UHC yang digagas Gus Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc.
“Program ini mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat dan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan pelayanan yang merata,” katanya.
Selain sosialisasi, UPTD Puskesmas Sukorambi juga membuka layanan cek kesehatan gratis di lokasi kegiatan sebagai bentuk implementasi langsung program. Layanan ini dimanfaatkan warga untuk pemeriksaan dasar dan deteksi dini kondisi kesehatan.
Pelayanan tersebut diperkuat dengan keterlibatan mahasiswa profesi Ners dari Universitas Jember yang tengah menjalani praktik lapangan di Desa Klungkung.
Kegiatan ini juga menjadi momentum pendataan warga yang belum terdaftar dalam program jaminan kesehatan agar dapat segera difasilitasi.
Antusiasme warga terlihat dari tingginya partisipasi masyarakat. Salah satu warga, Zainab, mengaku terbantu dengan kehadiran layanan langsung di lingkungannya.
“Kami merasa sangat terbantu. Selain mendapatkan informasi, kami juga bisa langsung memeriksakan kesehatan,” ujarnya.
Sinergi antara Muspika, tenaga kesehatan, dan unsur pendidikan ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian Universal Health Coverage sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan kesehatan.
Dengan pendekatan yang langsung menyentuh masyarakat, program UHC di wilayah Sukorambi ditargetkan dapat berjalan lebih efektif dan merata hingga pelosok desa. (hus)