logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Rambipuji

Penandatanganan Berkas Penyempurnaan Supervisi SPPG Rambipuji, Komitmen Bersama Kawal Program MBG

  • 11 Juni 2026
  • Dibaca 17 Kali
Bagikan Via:
penandatanganan-berkas-penyempurnaan-supervisi-sppg-rambipuji-komitmen-bersama-kawal-program-mbg-20260611

Penandatanganan Berkas Penyempurnaan Supervisi SPPG Rambipuji, Komitmen Bersama Kawal Program MBG

JEMBER, 11 JUNI 2026 – Pemerintah Kecamatan Rambipuji kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung suksesnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penguatan tata kelola administrasi dan pemetaan potensi masalah di tingkat lapangan.

Bertempat di Pendopo Kecamatan Rambipuji, Kamis 11 Juni 2026, dilaksanakan kegiatan penandatanganan berkas penyempurnaan hasil supervisi pemetaan potensi masalah pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kecamatan Rambipuji.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Rambipuji, Roni Herman Baza, serta dihadiri Kapolsek Rambipuji Eko Yulianto, Kepala Puskesmas Rambipuji dr. Dina, Koordinator Kepala SPPG Kecamatan Rambipuji Perdana Elizolines Ansori, delapan kepala SPPG, perwakilan mitra pelaksana, hingga unsur yayasan pendukung program MBG.

Suasana pendopo kecamatan tampak penuh semangat kolaborasi. Seluruh pihak yang hadir terlihat serius mengikuti tahapan penandatanganan dokumen sebagai bentuk komitmen bersama dalam menyempurnakan hasil supervisi yang sebelumnya telah dilakukan Tim 20 Kabupaten Jember.

Dalam sambutannya, Camat Rambipuji Roni Herman Baza menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil supervisi lapangan yang telah dilakukan beberapa waktu lalu pada delapan titik SPPG di wilayah Kecamatan Rambipuji.

Menurutnya, supervisi bukan hanya sekadar kegiatan formalitas administratif, tetapi menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan, kelayakan, serta kualitas pelayanan program MBG agar berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.

“Hari ini kita melaksanakan penandatanganan berkas penyempurnaan hasil supervisi. Semua hasil temuan dan pemotretan lapangan yang dilakukan tim supervisi telah terdokumentasi dengan baik. Dokumen ini nantinya menjadi bagian kelengkapan administrasi yang akan dilaporkan ke Kabupaten,” ujar Roni Herman Baza.

Ia menjelaskan bahwa Tim 20 supervisi sebelumnya telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemetaan potensi masalah di masing-masing SPPG. Berbagai aspek menjadi perhatian dalam supervisi tersebut, mulai dari sarana dan prasarana, kesiapan dapur, higienitas makanan, tata kelola distribusi, administrasi, hingga pola koordinasi antar unsur pelaksana.

Dari hasil pemetaan tersebut, dilakukan sejumlah penyempurnaan administrasi dan penyesuaian teknis agar seluruh SPPG di Kecamatan Rambipuji benar-benar siap menjalankan program MBG secara optimal.

“Kita ingin memastikan bahwa program strategis nasional ini berjalan baik di Kecamatan Rambipuji. Jangan sampai ada kendala yang sebenarnya bisa diantisipasi sejak awal. Karena itu supervisi dan penyempurnaan administrasi menjadi sangat penting,” imbuhnya.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri saat ini menjadi perhatian serius pemerintah karena menyangkut kualitas gizi generasi muda dan upaya menekan angka stunting. Oleh sebab itu, keberadaan SPPG sebagai ujung tombak pelayanan harus benar-benar dipastikan memenuhi standar.

Kapolsek Rambipuji Eko Yulianto dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan program MBG. Ia menegaskan pentingnya sinergitas lintas sektor agar program pemerintah tersebut dapat berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, pengawasan bersama sangat diperlukan untuk mencegah potensi kendala di lapangan, baik yang berkaitan dengan distribusi, keamanan pangan, maupun koordinasi antar lembaga.

“Kami dari unsur Forkopimcam tentu mendukung penuh program ini. Koordinasi yang baik antara kecamatan, kepolisian, puskesmas, SPPG, dan seluruh mitra sangat penting agar program berjalan lancar dan tepat sasaran,” terang Eko Yulianto.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Rambipuji dr. Dina menyoroti pentingnya aspek kesehatan dan higienitas dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis. Ia mengatakan bahwa kualitas makanan dan proses pengolahan menjadi faktor utama yang harus terus dijaga.

Pihaknya siap melakukan pendampingan dan pengawasan dari sisi kesehatan agar standar keamanan pangan tetap terpenuhi di seluruh SPPG.

“Kesehatan dan kebersihan menjadi prioritas utama. Karena yang kita layani adalah masyarakat dan generasi penerus bangsa. Maka seluruh proses mulai dari pengolahan hingga distribusi makanan harus benar-benar memenuhi standar,” ujarnya.

Koordinator Kepala SPPG Kecamatan Rambipuji, Perdana Elizolines Ansori, juga menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak terhadap pelaksanaan supervisi dan penyempurnaan administrasi SPPG.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antar pengelola SPPG sekaligus menyamakan persepsi dalam menjalankan program MBG di lapangan.

Ia menyebut bahwa delapan SPPG di Kecamatan Rambipuji terus berupaya melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas layanan sesuai hasil evaluasi supervisi.

“Kami sangat terbantu dengan adanya supervisi ini karena menjadi bahan evaluasi bersama. Semua masukan yang diberikan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” kata Perdana.

Dalam kegiatan tersebut, satu per satu dokumen penyempurnaan hasil supervisi ditandatangani oleh pihak terkait sebagai bentuk legalitas dan tanggung jawab bersama. Berkas yang telah ditandatangani nantinya akan menjadi bagian laporan resmi kepada pemerintah kabupaten.

Momen penandatanganan berlangsung tertib dan penuh keseriusan. Para kepala SPPG bersama mitra yayasan tampak aktif berdiskusi terkait berbagai langkah tindak lanjut yang perlu dilakukan pasca supervisi.

Selain menjadi agenda administratif, kegiatan ini juga menjadi forum koordinasi strategis dalam memperkuat kesiapan SPPG menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Pemerintah Kecamatan Rambipuji berharap seluruh unsur yang terlibat dapat terus menjaga sinergi dan komunikasi agar program MBG benar-benar mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Keberhasilan program makan bergizi gratis, menurut Camat Rambipuji, tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan anggaran atau fasilitas, tetapi juga komitmen seluruh pihak dalam menjaga kualitas pelayanan dan pengawasan secara berkelanjutan.

“Kita ingin Rambipuji menjadi contoh pelaksanaan program MBG yang baik. Karena itu semua pihak harus bergerak bersama, saling mendukung, dan terus melakukan evaluasi,” tegas Roni Herman Baza.

Dengan selesainya penandatanganan berkas penyempurnaan hasil supervisi tersebut, maka tahapan administrasi tindak lanjut supervisi di Kecamatan Rambipuji resmi rampung dan siap dilaporkan ke tingkat kabupaten.

Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Kecamatan Rambipuji bersama seluruh stakeholder terus bergerak aktif dalam mendukung suksesnya program nasional demi menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas. (sai)

Galeri Foto