logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Sumbersari

Pengajian Ekoteologi di Sumbersari Dorong Gerakan Pilah Sampah dari Rumah

  • 28 Juli 2026
  • Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
pengajian-ekoteologi-di-sumbersari-dorong-gerakan-pilah-sampah-dari-rumah-20260728

Pengajian Ekoteologi di Sumbersari Dorong Gerakan Pilah Sampah dari Rumah

JEMBER, 28 JULI 2026 – Pengajian tidak lagi hanya menjadi ruang memperdalam ilmu agama, tetapi juga sarana membangun kepedulian terhadap lingkungan. Semangat tersebut tampak dalam kegiatan Majelis Taklim Zahrotul Jannah di Pendopo Kelurahan Sumbersari, Selasa 28 Juli 2026, yang memadukan kajian keislaman dengan edukasi pengelolaan sampah dan pemanfaatan limbah organik.

Mengangkat tema Ekoteologi, kegiatan menghadirkan pemateri dari KUA Kecamatan Arjasa, Ibu Eva, yang mengajak jamaah memaknai pelestarian lingkungan sebagai bagian dari ibadah. Menurutnya, menjaga alam merupakan amanah yang harus diwujudkan melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menjelaskan bahwa salah satu langkah nyata yang dapat dimulai dari lingkungan keluarga adalah membiasakan memilah sampah sejak dari rumah. Kebiasaan tersebut dinilai penting agar sampah dapat dikelola sesuai jenisnya, mengurangi pencemaran, sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan.

Tidak hanya menerima materi, para peserta juga mengikuti praktik pembuatan sabun cuci ramah lingkungan berbahan ecoenzim yang berasal dari limbah organik. Melalui pelatihan tersebut, jamaah diperkenalkan cara mengolah sisa bahan organik menjadi produk yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, sehingga limbah yang sebelumnya terbuang dapat memiliki nilai guna.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengelolaan lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan di tingkat rumah tangga. Selain mengurangi volume sampah organik, pemanfaatan ecoenzim juga menjadi alternatif untuk mendorong gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

Majelis Taklim Zahrotul Jannah berharap edukasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan pengajian, tetapi menjadi kebiasaan yang diterapkan para jamaah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan membangun kesadaran memilah sampah dan memanfaatkan limbah organik, masyarakat diharapkan mampu berkontribusi menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Perpaduan antara nilai-nilai keagamaan dan edukasi lingkungan dalam pengajian ini menjadi pendekatan yang memperkuat pesan bahwa menjaga kebersihan, mengelola sampah dengan bijak, serta merawat alam merupakan tanggung jawab bersama sekaligus bagian dari pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

Galeri Foto