logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Penguatan Kapasitas Desa Tangguh Bencana Gunungmalang, Wujud Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Ancaman Bencana

  • 15 Februari 2026
  • Dibaca 514 Kali
Bagikan Via:
penguatan-kapasitas-desa-tangguh-bencana-gunungmalang-wujud-kesiapsiagaan-masyarakat-hadapi-ancaman-bencana-20260215

Penguatan Kapasitas Desa Tangguh Bencana Gunungmalang, Wujud Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Ancaman Bencana

Pemerintah daerah melalui Kabupaten Jember kembali melaksanakan kegiatan penguatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Kegiatan Sosialisasi, Pelatihan, dan Penguatan Kapasitas Desa Tangguh Bencana (DESTANA) dilaksanakan di Desa Gunungmalang, Kecamatan Sumberjambe, pada Minggu, 15 Februari 2026. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat desa dalam mengelola risiko bencana secara mandiri dan terstruktur. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam membangun ketangguhan masyarakat berbasis desa.

Pelaksanaan kegiatan bertempat di Kantor Desa Gunungmalang dan melibatkan unsur BPBD Kabupaten Jember, Pemerintah Desa Gunungmalang, serta kelompok DESTANA setempat. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari program pelatihan penguatan kapasitas DESTANA yang menjadi prioritas dalam pengurangan risiko bencana. Laporan kegiatan juga diteruskan kepada pihak terkait, termasuk BNPB dan BPBD Provinsi Jawa Timur, sebagai bentuk koordinasi lintas tingkat pemerintahan. Sinergi antarinstansi diharapkan dapat memperkuat sistem penanggulangan bencana secara menyeluruh.

Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 08.30 WIB dengan keberangkatan tim menuju lokasi. Pada pukul 09.30 WIB, kegiatan inti pelatihan dan sosialisasi mulai dilaksanakan dan berlangsung hingga pukul 14.40 WIB. Selama pelaksanaan, peserta mendapatkan materi yang disusun secara sistematis dan aplikatif, sehingga mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam konteks kebencanaan di tingkat desa. Metode penyampaian materi menggabungkan pemaparan teori dan praktik langsung guna meningkatkan efektivitas pembelajaran.

Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap manajemen risiko bencana, tanggap darurat, serta mekanisme kaji cepat bencana. Peserta juga dibekali dengan pengetahuan praktis mengenai penggunaan alat komunikasi darurat dan teknik penyusunan laporan kaji cepat berdasarkan kondisi riil di lingkungan sekitar desa. Praktik langsung ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat apabila terjadi bencana secara tiba-tiba. Selain itu, kegiatan ini memperkuat koordinasi internal DESTANA dalam menjalankan peran dan fungsinya.

Melalui kegiatan penguatan kapasitas DESTANA ini, pemerintah daerah berharap Desa Gunungmalang mampu menjadi desa yang tangguh, responsif, dan siap siaga menghadapi berbagai ancaman bencana. Kesiapan masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalkan dampak bencana dan mempercepat proses penanganan darurat. BPBD Kabupaten Jember menegaskan bahwa upaya pengurangan risiko bencana akan terus dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi, pelatihan, dan pendampingan masyarakat desa.

Galeri Foto