Penyerahan Apresiasi Warnai Penutupan Jambore Ranting Kecamatan Sukorambi
- 15 Agustus 2026
- Dibaca 123 Kali
Bagikan Via:
Penyerahan Apresiasi Warnai Penutupan Jambore Ranting Kecamatan Sukorambi
JEMBER, 15 AGUSTUS 2026 – Penyerahan apresiasi kepada peserta menjadi bagian dari rangkaian penutupan Jambore Ranting Kecamatan Sukorambi di Desa Klungkung, Sabtu 15 Agustus 2026. Sebanyak 49 regu pelajar tingkat SD/MI dan SMP/MTs mengikuti kegiatan yang digelar oleh Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Sukorambi tersebut.
Apresiasi diberikan sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi, kreativitas, kekompakan, dan semangat peserta selama mengikuti seluruh rangkaian jambore.
Ketua Panitia, Agus Sugharsa, S.Pd., menegaskan bahwa jambore tidak ditempatkan sebagai kompetisi semata, melainkan ruang bagi peserta untuk belajar, berekspresi, dan membangun kebersamaan.
"Jambore ini bukan ajang perlombaan, melainkan ajang berkreasi bersama. Penilaian yang kami lakukan juga bersifat subyektif, dengan melihat kreativitas, kekompakan, semangat, dan partisipasi peserta selama mengikuti kegiatan," ujar Agus.
Pembina SDN 05 Sukorambi, Sugeng Budiantoro, menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman positif bagi siswa. Menurutnya, interaksi selama jambore melatih peserta untuk lebih mandiri dan mampu bekerja dalam tim.
"Kegiatan ini sangat positif. Anak-anak tidak hanya belajar tentang Pramuka, tetapi juga belajar mandiri, bekerja sama, disiplin, dan berani tampil. Apresiasi yang diberikan menjadi motivasi bagi mereka untuk terus aktif dan berkembang," kata Sugeng.
Jambore Ranting Kecamatan Sukorambi menjadi ruang pembinaan karakter sekaligus pengembangan potensi generasi muda melalui kegiatan yang edukatif dan menyenangkan.
Kegiatan tersebut sejalan dengan semangat Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., dalam mendorong lahirnya generasi muda yang berkarakter, kreatif, mandiri, dan memiliki jiwa kepemimpinan menuju Generasi Emas Indonesia.
Melalui Jambore Ranting ini, pengalaman yang diperoleh peserta diharapkan menjadi bekal untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, pembina, dan peserta pun diharapkan dapat terus terjalin erat demi mencetak kader pramuka yang unggul di masa depan. (hus)