logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Panti

Perangi DBD, Muspika Panti dan Puskesmas Gelar Gertak PSN Massal di Dusun Gaplek Suci

  • 25 April 2026
  • Dibaca 192 Kali
Bagikan Via:
perangi-dbd-muspika-panti-dan-puskesmas-gelar-gertak-psn-massal-di-dusun-gaplek-suci-20260426

Perangi DBD, Muspika Panti dan Puskesmas Gelar Gertak PSN Massal di Dusun Gaplek Suci

JEMBER, 25 APRIL 2026 - Ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang kerap mengintai saat transisi cuaca menjadi perhatian serius Pemerintah Kecamatan Panti. Sebagai langkah preventif yang konkret, jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Panti bersama Puskesmas Panti menggelar Gerakan Serentak (Gertak) Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di wilayah Dusun Gaplek, Desa Suci, Sabtu 24 April 2026.

Aksi lingkungan ini dilakukan menyusul adanya laporan peningkatan populasi nyamuk Aedes aegypti di kawasan pemukiman warga yang berbatasan langsung dengan area perkebunan. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan aparatur pemerintah, tetapi juga menggerakkan kesadaran kolektif ratusan warga setempat.

Sejak pukul 07.30 WIB, puluhan petugas kesehatan dari Puskesmas Panti, perangkat Desa Suci, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta para kader Jumantik (Juru Pemantau Jentik) berkumpul di titik temu Dusun Gaplek.

Camat Panti, Hendra Kusuma S.Sos M.M, yang memimpin langsung apel kesiapan, menegaskan bahwa fogging (pengasapan) bukanlah solusi utama dalam memutus mata rantai DBD.

"Masyarakat seringkali meminta fogging sebagai solusi instan. Namun, kami hadir di sini untuk mengedukasi bahwa yang paling efektif adalah memutus siklus hidup nyamuk sejak masih menjadi jentik melalui aksi 3M Plus. Hari ini kita bersihkan Dusun Gaplek dari hulu ke hilir," tegasnya.

Tim gabungan dibagi menjadi beberapa kelompok kecil untuk menyisir setiap sudut pemukiman di Dusun Gaplek. Petugas melakukan pemeriksaan bak mandi, gentong penyimpanan air, hingga barang-barang bekas di halaman rumah warga.

Bidan Desa Suci bersama tim promosi kesehatan Puskesmas Panti juga memberikan edukasi secara personal kepada ibu rumah tangga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dalam rumah, termasuk tidak menggantung pakaian terlalu lama yang bisa menjadi tempat persembunyian nyamuk dewasa.

Berdasarkan hasil pemantauan acak yang dilakukan selama kegiatan, tim menemukan beberapa titik rawan di area perkebunan dan saluran air yang tersumbat sampah plastik. Petugas langsung melakukan tindakan di tempat dengan membersihkan sampah dan memberikan pengarahan kepada pemilik lahan.

Nyoman, perwakilan dari Puskesmas Panti menjelaskan bahwa angka bebas jentik (ABJ) di Desa Suci harus terus ditingkatkan. "Partisipasi warga Dusun Gaplek hari ini sangat luar biasa. Namun, tantangannya adalah konsistensi. PSN harus menjadi rutinitas mingguan di setiap rumah tangga, bukan hanya saat ada gerakan serentak seperti sekarang," jelasnya.

Kepala Desa Suci menyambut baik inisiatif dari pihak Kecamatan dan Puskesmas. Menurutnya, Dusun Gaplek memiliki karakteristik wilayah yang lembap karena banyak vegetasi, sehingga risiko perkembangbiakan nyamuk memang lebih tinggi dibandingkan dusun lainnya.

Pihak desa berkomitmen untuk menginstruksikan seluruh Kepala Dusun dan Ketua RT/RW di wilayah Desa Suci untuk mengaktifkan kembali kerja bakti rutin setiap hari Jumat. Selain itu, kader Jumantik akan dibekali kartu kontrol untuk memastikan setiap rumah terpantau secara periodik.

Kegiatan Gertak PSN ini diakhiri dengan evaluasi bersama di balai dusun. Camat Panti mengapresiasi kerja keras tim medis dan kesigapan warga Dusun Gaplek. Ia berharap gerakan ini menjadi pemicu bagi desa-desa lain di Kecamatan Panti untuk melakukan hal serupa secara mandiri.

Dengan adanya sinergi yang kuat antara otoritas kesehatan, pemerintah kecamatan, dan kesadaran masyarakat desa, diharapkan angka kasus DBD di wilayah Panti, khususnya di Desa Suci, dapat ditekan hingga titik nol (Zero Case). Lingkungan yang bersih dan sehat kini menjadi tanggung jawab bersama demi melindungi generasi masa depan dari ancaman penyakit menular. (jha)

Galeri Foto