Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, Dinkes Jember Bekali 600 Tenaga Kesehatan dengan Tiga Materi Strategis
- 06 November 2026
- Dibaca 9 Kali
Bagikan Via:
Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, Dinkes Jember Bekali 600 Tenaga Kesehatan dengan Tiga Materi Strategis
JEMBER, 06 NOVEMBER 2026 – Upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Jember terus diperkuat. Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember membekali 600 tenaga kesehatan dari 50 puskesmas dengan peningkatan kapasitas, mulai dari optimalisasi pijat bayi bagi balita stunting hingga penguatan pencatatan data layanan melalui aplikasi Sigizikesga.
Kegiatan bertajuk Optimalisasi Pijat Bayi untuk Balita Stunting dan Sinkronisasi Data Layanan Balita dan Anak Prasekolah (Apras) pada Aplikasi Sigizikesga tersebut berlangsung selama tiga hari, 3–5 November 2026, di Aula PB Soedirman Jember.
Sebanyak 600 peserta yang berasal dari 50 puskesmas se-Kabupaten Jember mengikuti kegiatan ini. Mereka terdiri atas penanggung jawab (PJ) program gizi, PJ Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), serta seluruh bidan wilayah. Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi tiga kelompok selama tiga hari, dengan materi yang sama untuk setiap kelompok peserta.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes PPKB Kabupaten Jember, dr. Gini Wuryandari, M.Kes. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kegiatan tersebut sebagai sarana menambah wawasan sekaligus memperkuat kompetensi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan baik, aktif berdiskusi, dan menyerap materi yang diberikan. Pengetahuan serta keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan secara langsung di puskesmas dan wilayah kerja masing-masing.
“Selamat mengikuti kegiatan. Manfaatkan kesempatan ini untuk menambah ilmu dan memperdalam pemahaman terkait pelayanan kesehatan ibu dan anak, khususnya pelayanan balita. Apa yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat diterapkan di puskesmas dan wilayah masing-masing sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” ujarnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan tiga materi utama. Pertama, optimalisasi pijat bayi untuk balita stunting. Kedua, penguatan pelayanan kesehatan ibu yang meliputi antenatal care (ANC), intranatal care (INC), dan postnatal care (PNC). Ketiga, sinkronisasi data layanan balita melalui aplikasi Sigizikesga.
Materi disampaikan oleh sejumlah tenaga kesehatan yang kompeten di bidangnya, yakni Susilowati, S.ST., M.Kes.; Mury Ririanty, S.KM., M.Kes.; Devi Saputri Hadvian, A.Md.Keb.; dan Mudiyarto, S.ST. Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan tidak hanya diisi dengan pemaparan materi, tetapi juga praktik langsung serta diskusi interaktif.
Melalui kegiatan ini, Dinkes PPKB Kabupaten Jember berharap kapasitas tenaga kesehatan semakin meningkat, seiring dengan perbaikan mutu pelayanan dan ketertiban pencatatan serta sinkronisasi data. Dengan demikian, pemantauan dan penanganan kebutuhan kesehatan ibu dan anak, khususnya balita, dapat dilakukan secara lebih terarah, akurat, dan optimal di seluruh wilayah Kabupaten Jember. (nay)