Oleh : Kecamatan Patrang
Perkuat Peran Ujung Tombak Pelayanan, Kelurahan Bintoro Siapkan Perangkat sebagai Edukator Digital Pajak
- 09 Juli 2026
- Dibaca 18 Kali
Bagikan Via:
Perkuat Peran Ujung Tombak Pelayanan, Kelurahan Bintoro Siapkan Perangkat sebagai Edukator Digital Pajak
Semangat transformasi digital terus digaungkan di seluruh sektor pemerintahan di Kabupaten Jember. Upaya tersebut nampak nyata dalam kegiatan sosialisasi digitalisasi sistem pembayaran pajak yang digelar oleh Bapenda Kabupaten Jember di Pendopo Kecamatan Patrang, Kamis (9/7/2026). Fokus utama dalam pertemuan ini adalah pengenalan teknis penggunaan aplikasi Easy Tax Payment (ETP) dan M-Post bagi seluruh perangkat kelurahan dan petugas pemungut PBB-P2 se-Kecamatan Patrang. Kegiatan ini menegaskan posisi penting aparatur kelurahan bukan hanya sebagai administrator, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam edukasi digital masyarakat.
Dalam sambutan dan pemaparan teknis yang dilakukan, ditekankan bahwa keberhasilan adopsi teknologi sangat bergantung pada kemudahan akses dan pemahaman pengguna. Oleh karena itu, perangkat kelurahan dituntut untuk mampu menguasai platform ini secara menyeluruh agar dapat memberikan bimbingan yang tepat kepada warga. Digitalisasi ini bertujuan untuk menciptakan kemudahan yang maksimal, di mana wajib pajak dapat memantau tagihan dan melakukan pembayaran dengan aman tanpa harus bertatap muka secara langsung di loket pembayaran.Kasi Pemerintahan dan Pelayanan Umum (Pem & Pelum) Kelurahan Bintoro, Suhendra Darmawan, S.E., yang hadir dalam kegiatan ini, menekankan pentingnya peran aktif aparatur kelurahan dalam mengawal kesuksesan program. Suhendra memandang sosialisasi ini sebagai modal berharga untuk meningkatkan kapasitas pelayanan di Kelurahan Bintoro. "Sosialisasi yang dilakukan Bapenda hari ini sangat krusial bagi kami. Perangkat kelurahan adalah ujung tombak pelayanan yang bersentuhan langsung dengan warga. Dengan menguasai mekanisme Easy Tax Payment dan M-Post, kami memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk menjadi jembatan informasi bagi warga. Kami ingin memastikan bahwa seluruh warga di Kelurahan Bintoro tidak hanya tahu, tetapi juga merasakan langsung kemudahan dari sistem pembayaran digital ini. Digitalisasi bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan alat untuk menciptakan pelayanan publik yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel yang sangat dinantikan oleh masyarakat," tegas Suhendra Darmawan.Suhendra juga menambahkan bahwa Kelurahan Bintoro ke depannya akan melakukan inovasi jemput bola dengan mengajak petugas pemungut PBB-P2 untuk melakukan sosialisasi di tingkat lingkungan. Ia percaya bahwa hambatan teknologi yang mungkin dirasakan warga dapat diatasi melalui bimbingan yang sabar dan edukasi yang berkelanjutan. Selain itu, penggunaan M-Post juga akan mempermudah pelaporan dan pendataan pajak sehingga seluruh proses perpajakan menjadi lebih akurat. Pihak Kelurahan Bintoro berkomitmen penuh untuk mengintegrasikan sistem ini ke dalam agenda pelayanan rutin mereka.Dengan adanya sistem yang terintegrasi secara digital, transparansi pengelolaan pajak daerah akan terjaga dengan baik, meminimalisir potensi kendala di lapangan, serta memastikan bahwa setiap rupiah yang dibayarkan oleh masyarakat benar-benar tercatat secara sah dan masuk ke kas daerah. Pemerintah Kelurahan Bintoro pun optimis bahwa dengan kolaborasi yang solid, target kepatuhan wajib pajak akan mengalami peningkatan signifikan, sekaligus membuktikan bahwa teknologi adalah solusi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif dan modern di era digital saat ini. (fzr)