logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Tanggul

Plat Jembatan Patemon Tak Lagi Mengganggu, Tim DPUPR Bekerja hingga Larut Malam

  • 11 September 2026
  • Dibaca 116 Kali
Bagikan Via:
plat-jembatan-patemon-tak-lagi-mengganggu-tim-dpupr-bekerja-hingga-larut-malam-20260911

Plat Jembatan Patemon Tak Lagi Mengganggu, Tim DPUPR Bekerja hingga Larut Malam

JEMBER, 11 SEPTEMBER 2026 — Keluhan warga Kecamatan Tanggul melalui saluran Wadul Guse terkait kondisi penyangga jembatan akhirnya mendapat tindak lanjut. Laporan yang disampaikan pada Juni 2026 itu langsung direspons Pemerintah Kabupaten Jember dengan melakukan pengecekan dan perbaikan di lokasi.

Saat laporan diterima, warga menyampaikan kekhawatiran setelah melihat bagian plat penyangga jembatan yang tampak di permukaan. Kondisi tersebut dinilai mengganggu pandangan sekaligus menimbulkan kekhawatiran bagi pengguna jalan yang melintas.

Bupati Jember Muhammad Fawait yang akrab disapa Gus Bupati kemudian menginstruksikan Camat Tanggul untuk segera menindaklanjuti laporan tersebut. Pemeriksaan dilakukan bersama Koordinator DPUPR Bina Marga Kecamatan Tanggul, Asmat, guna memastikan kondisi jembatan secara langsung.

Hasil pemeriksaan teknis menunjukkan jembatan masih dalam kondisi aman dan kokoh untuk dilalui. Bagian yang terlihat merupakan plat penyangga dan tidak membahayakan pengguna jalan. Namun, pemerintah tetap mengambil langkah perbaikan agar bagian tersebut tidak lagi mengganggu pandangan maupun memicu kekhawatiran masyarakat.

Tim DPUPR Kecamatan Tanggul kemudian mengajukan penanganan berupa penutupan bagian tersebut menggunakan material aspal khusus. Usulan itu selanjutnya ditindaklanjuti oleh tim DPUPR Kabupaten Jember.

Kini, perbaikan telah rampung. Bagian penyangga yang sebelumnya terlihat telah ditutup menggunakan Asphaltic Plug sehingga permukaan jalan kembali tampak rata dan lebih rapi. Pengerjaan dilakukan pada malam hari untuk meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat dan kelancaran lalu lintas.

Koordinator DPUPR Bina Marga Kecamatan Tanggul, Asmat, mengatakan pengerjaan sengaja dilakukan pada malam hari ketika aktivitas masyarakat mulai berkurang.

“Pengerjaan sengaja kami lakukan saat aktivitas masyarakat mulai berkurang demi meminimalkan gangguan terhadap perjalanan warga. Penutupan dengan aspal khusus ini sekaligus merapikan bagian yang terlihat sehingga kondisi permukaan jalan kembali baik dan terjaga,” ujar Asmat, Jumat 11 September 2026.

Sementara itu, Camat Tanggul Fariqul Mashudi mengapresiasi respons cepat dan kerja tim DPUPR Kabupaten Jember dalam menindaklanjuti laporan warga.

“Saya sangat mengapresiasi semangat dan dedikasi tim DPUPR yang bekerja hingga malam demi menyelesaikan perbaikan ini. Ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir, mendengar, dan menindaklanjuti setiap keluhan masyarakat,” kata Fariqul.

Menurut dia, respons cepat tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, termasuk pengguna jalan di wilayah Kecamatan Tanggul.

“Respons cepat Gus Bupati terhadap laporan warga Tanggul menunjukkan bahwa keselamatan dan kenyamanan masyarakat menjadi perhatian. Semoga jembatan ini senantiasa kokoh, aman, dan terjaga kondisinya untuk mendukung aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Penanganan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa saluran Wadul Guse dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan di lingkungan mereka. Laporan warga ditindaklanjuti melalui pengecekan di lapangan hingga dilakukan perbaikan sesuai kebutuhan. (psn)

Galeri Foto