logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Kesejahteraan Rakyat

Program Bunga Desa Perkuat Layanan Kesra Lewat Sholawat Kampung

  • 07 April 2026
  • Dibaca 169 Kali
Bagikan Via:
program-bunga-desa-perkuat-layanan-kesra-lewat-sholawat-kampung-20260408

Program Bunga Desa Perkuat Layanan Kesra Lewat Sholawat Kampung

JEMBER, 07 APRIL 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) terus menguatkan komitmen pelayanan kepada masyarakat melalui program Bunga Desaku.

Salah satu implementasinya diwujudkan dalam kegiatan Sholawat Kampung yang digelar di Balai Desa Mumbulsari, Kecamatan Mumbulsari. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya nyata pemerintah dalam mendekatkan pelayanan sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 07 April 2026 tersebut dihadiri sekitar 1.000 guru ngaji dari berbagai wilayah di Kabupaten Jember. Suasana religius dan penuh kebersamaan tampak mewarnai jalannya acara sejak awal hingga akhir kegiatan.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, SE, M.Sc, menegaskan bahwa program Bunga Desaku bukan sekadar kegiatan seremonial semata. Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab untuk memastikan pelayanan berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendengar langsung kebutuhan masyarakat serta memastikan bahwa seluruh aparatur sipil negara benar-benar bekerja melayani,” ujarnya.

Bupati Jember yang akrab disapa Gus Fawait ini menegaskan bahwa program Bunga Desaku bukan sekadar kegiatan seremonial semata. Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab untuk memastikan pelayanan berjalan optimal dan tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait juga menanyakan perkembangan pencairan insentif guru ngaji kepada Kepala Bagian Kesra Kabupaten Jember, Nurul Hafid Yasin, S.STP, M.Si. Hal ini dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai harapan masyarakat.

Nurul Hafid Yasin menjelaskan bahwa sekitar 20.007 penerima insentif guru ngaji telah menerima pencairan sebelum Hari Raya Idulfitri. “Pencairan dilakukan lebih cepat agar dapat membantu kebutuhan para penerima menjelang Lebaran,” jelasnya.

Selain itu, terdapat perubahan mekanisme pencairan yang kini lebih sederhana. Jika sebelumnya harus mengantre di bank, kini cukup melalui kantor balai desa masing-masing tanpa potongan biaya.

Pemerintah juga merencanakan pemberian insentif khusus bagi ketua pengajian serta memastikan guru ngaji terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Program lain seperti Beasiswa Cinta Bergema turut diperkenalkan sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pendidikan.

Melalui program ini, Pemkab Jember berharap tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan yang merata dan berkelanjutan. (bhi)

Galeri Foto