Puluhan Rumah Diperiksa dalam Gerakan PSN di D'Kebonsari Village, Kesadaran Warga Terus Ditingkatkan
- 03 Juli 2026
- Dibaca 32 Kali
Bagikan Via:
Puluhan Rumah Diperiksa dalam Gerakan PSN di D'Kebonsari Village, Kesadaran Warga Terus Ditingkatkan
JEMBER, 03 JULI 2026 – Pemerintah Kelurahan Kebonsari dan Puskesmas Gladakpakem menggelar Gerakan Jumat Bersih yang dirangkai dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Perumahan D'Kebonsari Village RT 03, RT 04, RT 05, dan RT 06 RW 40 Lingkungan Sumberpakem, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Jumat 03 Juli 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dihadiri Sekretaris Kecamatan Sumbersari Oko Rudi Widodo, Lurah Kebonsari Edy Hariyanto, Kepala Puskesmas Gladakpakem dr. Tunsiah, seluruh staf Kelurahan Kebonsari, staf Puskesmas Gladakpakem, serta warga setempat. Aksi diawali dengan kerja bakti membersihkan lingkungan di sekitar Balai RW 40 D'Kebonsari Village, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk melalui pemeriksaan tempat-tempat yang berpotensi menjadi lokasi berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.
Gerakan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kebersihan lingkungan sekaligus mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), terutama pada musim yang berpotensi meningkatkan perkembangbiakan nyamuk. Petugas bersama warga memeriksa bak penampungan air, selokan, pot tanaman, talang air, serta berbagai wadah yang dapat menampung genangan air. Selain itu, masyarakat juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menerapkan gerakan 3M Plus, yaitu menguras, menutup, mendaur ulang barang bekas, serta melakukan berbagai langkah pencegahan lainnya secara rutin.
Sekretaris Kecamatan Sumbersari, Oko Rudi Widodo, mengapresiasi sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, pemberantasan sarang nyamuk tidak dapat dilakukan secara insidental, melainkan harus menjadi kebiasaan bersama. "Keberhasilan pencegahan DBD sangat bergantung pada kepedulian masyarakat menjaga lingkungan. Pemerintah hanya menjadi penggerak, sedangkan keberlanjutannya ada di tangan seluruh warga," ujarnya.
Kepala Puskesmas Gladakpakem, dr. Tunsiah, menjelaskan bahwa Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) merupakan langkah paling efektif untuk memutus siklus hidup nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD). Berdasarkan hasil kegiatan PSN bersama di wilayah D'Kebonsari Village RW 40 Lingkungan Sumberpakem, petugas memeriksa sebanyak 60 rumah. Dari jumlah tersebut, 55 rumah dinyatakan negatif jentik, sedangkan 5 rumah masih ditemukan jentik nyamuk.
"Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar warga sudah memiliki kesadaran menjaga kebersihan lingkungan. Namun, masih ditemukannya lima rumah yang positif jentik menjadi pengingat bahwa kewaspadaan tidak boleh menurun. Kami mengimbau masyarakat untuk terus menerapkan gerakan 3M Plus secara rutin dan melakukan pemeriksaan tempat penampungan air secara berkala agar angka bebas jentik terus meningkat dan risiko penularan DBD dapat ditekan," ujar dr. Tunsiah.
Sementara itu, Lurah Kebonsari Edy Hariyanto berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh lingkungan Kelurahan Kebonsari. Menurutnya, budaya hidup bersih harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
"Melalui Gerakan Jumat Bersih dan PSN ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa lingkungan yang bersih bukan hanya menciptakan kenyamanan, tetapi juga melindungi kesehatan warga. Kolaborasi pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat merupakan kunci menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari ancaman DBD," pungkasnya. (aji)