logo ppid jember kim
Oleh : Puskesmas Semboro

Putus Rantai Penularan Campak, UPTD Puskesmas Semboro Gencarkan ORI di 6 Desa

  • 16 Maret 2026
  • Dibaca 822 Kali
Bagikan Via:
putus-rantai-penularan-campak-uptd-puskesmas-semboro-gencarkan-ori-di-6-desa-20260316

Putus Rantai Penularan Campak, UPTD Puskesmas Semboro Gencarkan ORI di 6 Desa

SEMBORO – Sebagai langkah cepat menanggapi peningkatan kasus Campak di Jawa Timur, UPTD Puskesmas Semboro melaksanakan kegiatan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak secara serentak di enam desa wilayah Kecamatan Semboro. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Dirjen P2P Kemenkes RI terkait respon imunisasi terhadap peningkatan kasus dan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung intensif hari ini (16/03/2026) menyasar bayi dan balita usia 9 hingga 59 bulan. Berdasarkan data di lapangan, dari total sasaran 887 anak, sebanyak 646 bayi dan balita telah berhasil mendapatkan imunisasi MR (Measles Rubella).

Dukungan Penuh Lintas Sektor

Pelaksanaan ORI kali ini tampil berbeda dengan hadirnya dukungan penuh dari berbagai pihak. Selain petugas kesehatan, kegiatan ini dihadiri langsung oleh para Kepala Desa, Ketua TP PKK Desa, serta perwakilan lintas sektor dari Kecamatan Semboro, Polsek, dan Koramil. Kehadiran unsur pimpinan wilayah ini menunjukkan komitmen bersama dalam melindungi anak-anak Semboro dari ancaman penyakit menular.

Kepala UPTD Puskesmas Semboro melakukan supervisi langsung ke lokasi didampingi petugas Promosi Kesehatan (Promkes). Beliau mengapresiasi kehadiran lintas sektor yang turut membantu mobilisasi sasaran.

"Campak memiliki daya tular yang sangat tinggi. Kehadiran Bapak Kades, Ibu PKK, serta rekan-rekan dari Polsek dan Koramil hari ini sangat membantu meyakinkan masyarakat bahwa imunisasi ini aman dan sangat penting untuk mencegah KLB," ujar Kepala UPTD Puskesmas Semboro di sela-sela peninjauan.

Urgensi Imunisasi di Tengah Tren Penurunan Cakupan

Data menunjukkan situasi yang cukup serius di Jawa Timur. Sepanjang tahun 2025, tercatat 11.332 kasus suspek campak dengan 52 kematian. Tren capaian imunisasi rutin pun mengalami penurunan; dari 92,9% di tahun 2023 menjadi hanya 83,4% pada tahun 2025.

Kabupaten Jember bersama Tulungagung menjadi dua wilayah yang tercatat mengalami KLB Campak hingga minggu ke-9 tahun 2026. Penurunan cakupan imunisasi rutin inilah yang menyebabkan terbentuknya kesenjangan kekebalan kelompok (herd immunity).

Target Tinggi demi Keamanan Buah Hati

Pemerintah menetapkan target cakupan minimal sebesar 95% untuk kegiatan ORI ini. Meskipun kehadiran di 6 desa wilayah Semboro sudah mencapai angka yang cukup baik, petugas kesehatan bersama kader PKK dan perangkat desa terus berupaya melakukan penyisiran (sweeping) bagi sasaran yang belum hadir.

Petugas Promkes UPTD Puskesmas Semboro juga terus memberikan edukasi kepada orang tua. "Imunisasi adalah hak anak untuk tumbuh sehat. Dengan dukungan kepolisian, TNI, dan pemerintah desa, kami optimis target 95 persen dapat tercapai di wilayah Semboro selama periode Maret hingga April ini," pungkasnya.

Penulis: Promkes UPTD Puskesmas Semboro

Galeri Foto