Rajut Kebersamaan, Ratusan Warga Jember Kidul Antusias Ikuti Senam Rutin Jeki Ceria
- 17 Juli 2026
- Dibaca 15 Kali
Bagikan Via:
Rajut Kebersamaan, Ratusan Warga Jember Kidul Antusias Ikuti Senam Rutin Jeki Ceria
JEMBER, 17 JULI 2026 – Udara segar di wilayah Kelurahan Jember Kidul terasa semakin hangat dan penuh semangat pada Jumat pagi, 17 Juli 2026. Kegiatan senam rutin mingguan bertajuk Jember Kidul Ceria atau "Jeki Ceria" resmi digelar dengan RW 22 sebagai tuan rumah.
Acara yang berlangsung meriah ini bertempat di Jalan Raya Sultan Agung, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, tepatnya di area bekas kompleks Pertokoan Jompo Lama.
Kegiatan senam Jeki Ceria telah menjadi agenda tetap warga yang dilaksanakan setiap hari Jumat pagi secara bergilir antarwilayah. Kali ini, giliran RW 22 yang menyambut warga dari berbagai lingkungan sekitar.
Sejak pukul 06.30 WIB, warga mulai berdatangan satu per satu mengenakan pakaian olahraga. Mereka membawa semangat untuk bergerak aktif sekaligus berkumpul bersama tetangga.
Suasana semakin hidup dengan kehadiran pejabat kelurahan dan pengurus lingkungan. Turut hadir langsung Lurah Jember Kidul Budi Satriyo, Ketua RW 22 selaku tuan rumah Fathur, serta Ketua RW 23 sekaligus RW 24 Paeran. Kehadiran para tokoh masyarakat ini disambut tepuk tangan meriah oleh ratusan warga yang telah berkumpul.
Dalam sambutannya, Lurah Jember Kidul Budi Satriyo menyampaikan apresiasi tinggi atas kekompakan dan antusiasme warga. Ia menekankan betapa berharganya semangat warga yang rela meluangkan waktu di tengah kesibukan persiapan aktivitas harian demi berolahraga bersama.
"Saya sangat bangga dan terharu melihat pemandangan pagi ini. Warga dari RW 22, 23, hingga 24 bisa berkumpul dengan penuh keakraban tanpa sekat," ujar Budi dengan nada gembira.
"Di tengah kesibukan masing-masing, kalian tetap menyempatkan waktu untuk bergerak sehat sekaligus mempererat tali silaturahmi. Inilah cerminan masyarakat yang kuat dan rukun," tambahnya.
Lebih lanjut, Budi juga mengingatkan seluruh warga akan pentingnya menjaga kesehatan sebagai fondasi utama kehidupan. Menurutnya, memulai hari dengan gerak aktif adalah langkah sederhana namun berdampak besar bagi kualitas hidup.
"Kesehatan adalah kekayaan yang tak ternilai harganya. Tubuh yang bugar dan pikiran yang tenang akan membuat kita lebih siap menghadapi segala tantangan pekerjaan maupun urusan keluarga. Mari kita jadikan olahraga pagi ini sebagai kebiasaan yang tak terputus," jelasnya.
Antusiasme warga ternyata tidak hanya datang dari wilayah sekitar tuan rumah. Tatik, seorang warga yang berasal dari RW 28, sengaja meluangkan waktu untuk hadir jauh dari lingkungannya demi mengikuti kegiatan ini. Ia mengaku sangat menikmati suasana yang tercipta.
"Saya mendengar kabar senamnya seru, jadi saya beranikan diri datang dari RW 28. Ternyata benar sekali, suasananya sangat menyenangkan dan penuh kehangatan," ungkap Tatik sambil tersenyum lebar.
Menurut Tatik, selain badan terasa lebih segar dan ringan setelah bergerak, ia juga mendapatkan kesempatan untuk berkenalan dengan tetangga baru dari wilayah lain. Rasa lelah di perjalanan pun diakuinya terbayar lunas.
Sementara itu, Ketua RW 22 Fathur selaku tuan rumah menyambut gembira tingginya partisipasi warga. Ia berjanji akan terus berupaya menjaga kelancaran kegiatan ini agar tradisi positif tersebut terus berlanjut.
"Kami dari pengurus RW 22 merasa sangat terhormat dipercaya menjadi tuan rumah kali ini. Semoga kegiatan bergilir seperti ini semakin mempererat persaudaraan antarwarga dan menghapus jarak antarlingkungan," tutur Fathur.
Fathur berharap kegiatan ini dapat menjadikan Kelurahan Jember Kidul sebagai tempat tinggal yang sehat, aman, dan penuh kebahagiaan bagi semua warga.
Senam Jeki Ceria berlangsung selama kurang lebih satu jam dipandu oleh instruktur senam dengan irama musik yang bersemangat. Warga tampak mengikuti setiap gerakan dengan penuh kegembiraan, sesekali tertawa dan saling menyapa.
Kegiatan ini nantinya akan kembali digilirkan ke wilayah RW lainnya di Kelurahan Jember Kidul pada Jumat mendatang. Seluruh warga diharapkan dapat terus berpartisipasi aktif demi mewujudkan masyarakat yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga kokoh dalam persaudaraan. (fik)