logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Kencong

Rakor Bunga Desa di Kecamatan Kencong Matangkan Data Peserta dan Sasaran Kegiatan

  • 23 September 2026
  • Dibaca 17 Kali
Bagikan Via:
rakor-bunga-desa-di-kecamatan-kencong-matangkan-data-peserta-dan-sasaran-kegiatan-20260923

Rakor Bunga Desa di Kecamatan Kencong Matangkan Data Peserta dan Sasaran Kegiatan

JEMBER, 23 SEPTEMBER 2026 — Pemerintah Kecamatan Kencong menggelar rapat koordinasi persiapan kegiatan Bunga Desa (Bupati Ngantor di Desa) di Aula Kecamatan Kencong, Rabu 23 September 2026.

Rapat tersebut membahas kesiapan pelaksanaan kegiatan sekaligus pemetaan peserta dan sasaran yang akan dilibatkan dalam rangkaian program Bunga Desa. Koordinasi dilakukan agar pelaksanaan kegiatan di tingkat desa dapat berjalan tertib, tepat sasaran, dan mampu menjangkau berbagai unsur masyarakat.

Dalam pembahasan, terdapat sejumlah kelompok masyarakat yang menjadi sasaran pendataan. Di antaranya kelompok selawat kampung, pelaku UMKM, pedagang sayur keliling (lijo), kelompok tani, ketua pengajian, karang taruna, kader Posyandu, serta pengurus RT dan RW.

Camat Kencong Leon Lazuardy menegaskan bahwa pendataan peserta menjadi bagian penting dalam persiapan Bunga Desa. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana mempertemukan pemerintah dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi secara langsung.

“Kita ingin seluruh unsur masyarakat yang menjadi sasaran kegiatan dapat terdata dengan baik. Mulai dari kelompok selawat, UMKM, kelompok tani, pemuda, kader kesehatan sampai RT dan RW. Dengan data yang lengkap, pelaksanaan Bunga Desa bisa lebih tertib dan tepat sasaran,” ujar Leon.

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan Bunga Desa tidak hanya berisi kegiatan seremonial, tetapi juga diarahkan untuk membuka ruang komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah.

“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi, kebutuhan dan berbagai persoalan yang ada di lingkungan masing-masing. Karena itu, koordinasi dengan pemerintah desa dan seluruh unsur masyarakat harus dipersiapkan sejak awal,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan Bunga Desa nantinya mencakup selawat kampung, serap aspirasi tokoh masyarakat dan pemuda, bazar UMKM, serta pertemuan dengan kader kesehatan dan perangkat lingkungan.

Ketua Srikandi LSN Kencong, Anik Indahwati, turut menyambut baik koordinasi tersebut. Menurutnya, kegiatan Bunga Desa dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung sekaligus memperkenalkan potensi yang dimiliki masyarakat desa.

“Kami berharap kegiatan Bunga Desa tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar menjadi ruang untuk mendengar aspirasi masyarakat. Keterlibatan kelompok perempuan, UMKM, pemuda, kader, kelompok tani dan elemen masyarakat lainnya penting agar berbagai kebutuhan di tingkat bawah dapat tersampaikan,” ujar Anik.

Koordinasi juga membahas keterlibatan juru kunci makam dalam kegiatan tersebut. Juru kunci akan diundang dalam sesi serap aspirasi bersama marbot dan mudin.

Sementara terkait insentif, dalam rapat dijelaskan bahwa juru kunci saat ini belum masuk dalam daftar penerima tambahan. Salah satu pertimbangannya, juru kunci pada umumnya telah memperoleh penghasilan melalui pengelolaan tanah bengkok dari desa.

Meski demikian, usulan mengenai insentif khusus bagi juru kunci masih dalam tahap pertimbangan dan dapat menjadi bahan pembahasan untuk agenda tahun mendatang.

Leon menambahkan, seluruh hasil koordinasi akan menjadi bahan untuk mematangkan persiapan di tingkat desa sehingga pelaksanaan Bunga Desa dapat berjalan sesuai agenda dan memberikan ruang yang cukup bagi masyarakat untuk berinteraksi dengan pemerintah.

“Prinsipnya kita persiapkan sebaik mungkin. Semua unsur yang sudah ditentukan menjadi sasaran harus dikoordinasikan, sehingga ketika pelaksanaan nanti masyarakat bisa mengikuti kegiatan dengan tertib dan aspirasi yang disampaikan dapat terdokumentasi dengan baik,” pungkasnya.

Melalui rapat koordinasi ini, pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa diharapkan dapat memastikan seluruh data peserta dan sasaran kegiatan tersusun dengan baik, sehingga program Bunga Desa dapat menjadi ruang interaksi langsung antara pemerintah daerah dengan masyarakat di tingkat desa. (Gfr)

Galeri Foto