Ratusan Calon Jamaah Haji Ikuti Imunisasi Tahap Pertama di Puskesmas Silo 2
- 02 April 2026
- Dibaca 267 Kali
Bagikan Via:
Ratusan Calon Jamaah Haji Ikuti Imunisasi Tahap Pertama di Puskesmas Silo 2
JEMBER, 2 April 2026 Puskesmas Silo 2, Kabupaten Jember, menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan dan imunisasi tahap pertama bagi calon jamaah haji yang dijadwalkan berangkat pada Mei 2026.Senin (1/4/2026) Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan kesehatan guna memastikan para jamaah dalam kondisi prima sebelum menunaikan ibadah di Tanah Suci.
Proses pelayanan diawali dengan tahap registrasi di bagian depan, yang sekaligus disertai pemeriksaan tekanan darah dan gula darah. Setelah itu, jamaah diarahkan menuju pelayanan lanjutan untuk mendapatkan imunisasi serta evaluasi kesehatan.
Imunisasi yang diberikan pada tahap pertama ini meliputi vaksin meningitis dan polio suntik (IPV). Selain itu, petugas juga melakukan pengumpulan dan pengecekan kelengkapan obat-obatan yang perlu dibawa oleh masing-masing jamaah, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu.
“Registrasi sekalian pemeriksaan tensi sama gula darah, setelah itu ke bagian pelayanan untuk pemberian imunisasi meningitis dan polio suntik, serta pengumpulan file obat-obatan yang perlu dibawa jamaah,” ujar Rena, perawat Puskesmas Silo 2.
Ia menjelaskan, evaluasi juga dilakukan terhadap jamaah yang memiliki riwayat penyakit, namun belum melengkapi obat-obatan yang dibutuhkan selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji. Hal ini penting untuk mencegah risiko kesehatan selama berada di luar negeri.
Menurut Rena, vaksin meningitis merupakan persyaratan wajib yang harus dipenuhi oleh calon jamaah haji dan diberikan sekitar 40 hari sebelum keberangkatan. Sementara itu, vaksin polio suntik (IPV) menjadi tambahan imunisasi baru setelah adanya kejadian luar biasa (KLB) polio sekitar tiga tahun lalu.
“Semua vaksin sifatnya pencegahan, supaya jamaah memiliki kekebalan karena nanti bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara,” jelasnya.
Selain itu, vaksin COVID-19 juga masih menjadi syarat wajib minimal dua dosis, meskipun kasusnya saat ini tidak lagi banyak terdengar. Langkah ini tetap dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi penularan di lingkungan dengan mobilitas tinggi seperti ibadah haji.
Kegiatan imunisasi tahap pertama ini diikuti oleh 148 calon jamaah haji, dengan 120 orang telah menerima vaksin pada hari pelaksanaan. Sementara itu, sebanyak 28 jamaah lainnya akan dijadwalkan ulang dalam dua hari ke depan agar tetap memenuhi ketentuan waktu pemberian vaksin meningitis.
Tahap kedua imunisasi direncanakan akan dilaksanakan pada 13 April 2026, dengan agenda pemberian vaksin influenza dan vaksin COVID-19. Setelah seluruh rangkaian imunisasi selesai, jamaah akan memasuki tahap akhir persiapan keberangkatan.
Dengan jadwal keberangkatan yang semakin dekat, pihak puskesmas terus mengupayakan percepatan layanan agar seluruh jamaah dapat memenuhi persyaratan kesehatan tepat waktu.(nay)