Relawan Ben Sromben dan BPBD Jember Gelar Pelatihan Penanganan Luka serta Satwa Liar
- 20 April 2026
- Dibaca 172 Kali
Bagikan Via:
Relawan Ben Sromben dan BPBD Jember Gelar Pelatihan Penanganan Luka serta Satwa Liar
JEMBER, 20 APRIL 2026 - Upaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi konflik manusia dengan satwa liar terus diperkuat di Kabupaten Jember. Relawan Ben Sromben bekerja sama dengan BPBD Jember menggelar sosialisasi penanganan luka akibat satwa liar serta pelatihan handling satwa liar pada Senin 20 April 2026 di Aula Letkol Moch. Sroedji, Kantor Bakorwil V Jember.
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan surat permohonan peserta dari Relawan Ben Sromben Nomor 06.3/RBSI/IV/2026 serta perintah dari Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember. Sejak pagi, peserta yang berasal dari berbagai instansi telah hadir untuk mengikuti rangkaian acara yang dimulai pukul 08.30 WIB.
Acara dibuka oleh sejumlah pejabat, di antaranya Kepala Bidang Pemerintahan Bakorwil V Jember Choirul Anwar, Kepala Seksi Wilayah V BBKSDA Jawa Timur Dwi Putro, serta Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Ketut Ardani. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari sejumlah narasumber kompeten.
Anggota Tim Reaksi Cepat BPBD Jember, Reza Pratama, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kemampuan petugas di lapangan, khususnya dalam memberikan penanganan awal terhadap korban gigitan satwa liar. “Penanganan medis awal sangat menentukan kondisi korban. Dengan pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta memahami prosedur yang tepat,” ujarnya.
Sementara itu, Kurnia Dwi Pria Bakti menambahkan bahwa konflik antara manusia dan satwa liar di sejumlah wilayah Jember membutuhkan penanganan yang cepat dan terkoordinasi. “Selain aspek medis, teknik handling satwa juga penting agar proses evakuasi berjalan aman bagi petugas maupun masyarakat,” katanya.
Materi yang diberikan dalam kegiatan ini meliputi penanganan medis luka akibat gigitan satwa liar oleh Dinas Kesehatan, PP dan KB, serta materi penanganan konflik manusia dengan satwa liar dan teknik handling satwa liar oleh Jakarta Animal Aid Network (JAAN). Peserta juga diberikan pemahaman tentang pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menghadapi situasi darurat yang melibatkan satwa liar.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur, antara lain BPBD Jember, Bakorwil V Jember, BBKSDA Jawa Timur, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Damkar, Dinas Peternakan dan Perikanan, TNI AL Puger, Satgas Marinir, puskesmas dan puskeswan se-Kabupaten Jember, relawan, serta organisasi kemanusiaan lainnya.
Rangkaian kegiatan berlangsung hingga pukul 13.30 WIB dan ditutup dengan kembalinya tim ke markas komando. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antarinstansi semakin kuat dan kapasitas penanganan kejadian yang melibatkan satwa liar di Kabupaten Jember dapat terus ditingkatkan. (tgh)