logo ppid jember kim
Oleh : RSD. dr. Soebandi

RSD dr. SOEBANDI GELAR IN-HOUSE TRAINING INOVASI TERKINI PENCEGAHAN INFEKSI KAMAR OPERASI

  • 19 Januari 2026
  • Dibaca 346 Kali
Bagikan Via:
rsd-dr-soebandi-gelar-in-house-training-inovasi-terkini-pencegahan-infeksi-kamar-operasi-20260119

RSD dr. SOEBANDI GELAR IN-HOUSE TRAINING INOVASI TERKINI PENCEGAHAN INFEKSI KAMAR OPERASI

Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan bedah dan keselamatan pasien, RSD dr. Soebandi menyelenggarakan In-House Training bertajuk “Inovasi Terkini dalam Pencegahan Infeksi Kamar Operasi: Strategi dan Implementasi” pada Sabtu, 17 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pukul 07.30–13.00 WIB bertempat di Hotel Fortuna Grande.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran manajemen rumah sakit, antara lain Wakil Direktur SDM dan Diklit Z. Yelli, S.E; Kepala Bidang Diklit Ns. Mustakim, S.Kep., Sp.KMB., MM.Kes, serta Kepala Instalasi Diklit dr. Bimanda Rizki Nurhidayat, Sp.M., M.Ked.Klin.

Dalam sambutannya, Wakil Direktur SDM dan Diklit Z. Yelli, S.E berpesan agar peserta dapat memanfaatkan kesempatan kali ini untuk meningkatkan kompetensi dan menerapkan ilmu yang didapat untuk menunjang pelayanan sesuai Standar Operasional Prosedur yang berlaku.

In-house training kali ini menghadirkan narasumber kompeten di bidangnya, yaitu dr. Ogi Bahaurini Gumilar, Sp.U (K); dr. Setiadi Drajad Kurniawan, Sp.BTKV, Subsp.VE; Ns. Jumanto, S.Kep., Sp.KMB., M.Kes dengan moderator dr. Aldila Wahyu R., Sp.U.

Sebanyak 80 orang peserta mengikuti kegiatan ini, yang terdiri dari dokter spesialis lintas disiplin bedah, tenaga dokter, ners, perawat vokasi, ners spesialis keperawatan medikal bedah, tenaga vokasi farmasi, serta apoteker yang di akhir kegiatan mendapatkan sertifikat dari Kemenkes RI. Peserta berasal dari berbagai spesialisasi, antara lain Bedah Saraf, Urologi, Orthopaedi dan Traumatologi, Bedah Toraks Kardiovaskular, Mata, Obstetri dan Ginekologi, Bedah Umum, Onkologi, THT-KL, Bedah Anak, serta Bedah Plastik dan Rekonstruksi Estetik.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko Surgical Site Infection (SSI) atau Infeksi Daerah Operasi (IDO) sebagai salah satu jenis infeksi terkait pelayanan kesehatan (Healthcare-Associated Infections/HAIs) yang masih menjadi tantangan global. Berbagai faktor risiko, baik yang berasal dari kondisi pasien maupun prosedur pembedahan, menuntut adanya strategi pencegahan yang komprehensif dan berbasis bukti.

Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pemahaman mengenai inovasi dan praktik terbaik dalam pencegahan SSI, mulai dari persiapan praoperasi pasien, penerapan teknik sterilisasi yang tepat, kepatuhan kebersihan tangan, hingga manajemen luka pascaoperasi. Pencegahan yang efektif diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pasien, memperbaiki luaran klinis, serta menekan beban ekonomi akibat komplikasi pascaoperasi.

Secara umum, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kompetensi tenaga kesehatan dalam menerapkan inovasi pencegahan SSI. Secara khusus, pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas penyiapan pasien operasi, mutu pelayanan perioperatif, memperkuat komunikasi tim bedah, serta mendorong peningkatan mutu layanan perioperatif secara berkelanjutan.

Melalui penyelenggaraan in-house training ini, RSD dr. Soebandi menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya layanan bedah, dengan mengedepankan keselamatan pasien dan penerapan standar pencegahan infeksi secara konsisten.

Galeri Foto