Rumah Rata dengan Tanah akibat Gas Bocor, Pemerintah dan Warga Jember Bahu-Membahu Bantu Korban
- 16 Juli 2026
- Dibaca 46 Kali
Bagikan Via:
Rumah Rata dengan Tanah akibat Gas Bocor, Pemerintah dan Warga Jember Bahu-Membahu Bantu Korban
JEMBER, 16 JULI 2026 – Suara ledakan yang memecah kesunyian petang di Jalan Karimata Gang Bukit Duri, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, menjadi awal petaka bagi Hawani (83). Rumah yang telah lama ditempatinya bersama sang cucu, Nur Aisyah (17), luluh lantak dilalap kobaran api pada Rabu, 15 Juli 2026, sekitar pukul 18.00 WIB.
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp20 juta. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh kebocoran selang tabung gas LPG di area dapur. Api dengan cepat menyambar material rumah yang didominasi kayu dan bambu, lalu menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya.
Merespons musibah tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung bergerak cepat. Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama Tim Jitupasna segera menerjunkan personel untuk melakukan asesmen sekaligus menyalurkan bantuan logistik darurat kepada korban.
"Dugaan sementara berasal dari kebocoran selang kompor gas. Tim kami sudah berada di lapangan untuk melakukan asesmen serta menyalurkan bantuan logistik dasar agar kebutuhan utama korban segera terpenuhi," ujar Kepala BPBD Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo.
Bantuan darurat yang diserahkan meliputi paket sembako, makanan siap saji, paket sandang, selimut, terpal, kasur lipat, peralatan memasak, hingga kebutuhan khusus lansia. Untuk sementara waktu, Hawani dievakuasi dan mengungsi di kediaman anaknya di Kecamatan Pakusari.
Penanganan pasca-bencana ini menunjukkan sinergi yang kuat antar-unsur daerah. Di lokasi kejadian, Lurah Sumbersari, Bhatara Pragusta, S.T., tampak mengoordinasikan penanganan bersama Kasi PMKS Kecamatan Sumbersari, Dinas Sosial, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Keltana, serta Sahabat Tagana. Dua unit mobil Pemadam Kebakaran Jember juga berhasil melokalisasi api secara cepat sehingga tidak merembet ke permukiman padat sekitar.
Dihubungi secara terpisah, Camat Sumbersari, Deni Hadiatullah, S.IP., M.M., menegaskan komitmennya untuk mengawal penanganan korban hingga tuntas. Ia juga memberikan apresiasi tinggi terhadap solidaritas warga sekitar yang bergotong royong menyelamatkan barang-barang korban saat kejadian.
"Musibah ini adalah pengingat bagi kita semua. Kami terus berkoordinasi dengan BPBD dan dinas terkait agar penanganan berjalan cepat. Kami juga sangat mengapresiasi kepedulian warga yang sigap membantu sesama di masa sulit ini," kata Deni melalui pesan singkat.
Senada dengan Camat, Lurah Sumbersari, Bhatara Pragusta, S.T., menyampaikan rasa prihatin sekaligus imbauan preventif kepada masyarakat luas. Ia berharap insiden ini dapat meningkatkan kesadaran publik mengenai keselamatan rumah tangga.
"Kami berterima kasih atas respons cepat pemadam kebakaran, BPBD, relawan, dan warga. Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik serta regulator dan selang LPG secara berkala agar kejadian serupa tidak terulang kembali," pungkas Bhatara. (dan)